Berita

Bermain di Rumah, PSS Gagal Bekuk Persib

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Melakoni laga leg 1 pada semifinal Piala Menpora 2021, PS Sleman terpaksa tunduk dari Persib Bandung dengan skor 2-1. Meski bermain di rumah sendiri, hal itu tak cukup membantu bagi anak asuh Dejan Antonic untuk mengimbangi skuat arahan Rene Alberts.

PSS memulai laga dengan kompoisispemain yang hampir sama ketika melawan Bali United di perempat final lalu. Hanya Saddam Gaffar yang menjadi nama baru di posisi inti. Sementara itu, Rene Alberts mengandalkan striker veteran Ferdinand Sinaga untuk menggempur Fabiano dkk.

Pertandingan belum genap lima menit, wasit Iwan Sukoco sudah mengeluarkan kartu kuning kepada pemain PSS, yakni Saddam Gaffar.

Dilanjutkan dengan pelanggaran yang cukup keras dari pemain Persib, Hehen Herdiana. Pemain berusia 25 tahun itu mengangkat kakinya hingga mengenai bagian perut dari Arsyad Yusgiantoro. Beruntung tidak ada cedera serius dari winger milik PSS itu.

Limas belas menit awal, bola lebih banyak bergulir di lini tengah lapangan. Baru pada menit ke-19, tusukan Samsul Arifin yang dilanjutkan dengan umpan ke kota penalti mampu disambut dengan sempurna oleh Saddam.

Striker dengan tinggi 183 cm itu berhasil mendahului Victor Igbonefo dan melakukan tandukan yang sempurna. Kosong-satu.

Seakan terlecut oleh gol dari para pemain PSS, Ardi Idrus dan kolega langsung bereaksi cepat. Hasilnya hanya berselang tiga menit, Persib berhasil membuat kedudukan menjadi imbang. Tendangan sudut yang diambil oleh Febri Haryadi mampu diteruskan dengan sundulan Victor Igbonefo. Satu-satu.

Pemain bernomor 32 itu seolah melunasi kesalahan yang ia lakukan hingga berakibat gol dari Saddam. Dua gol yang tercipta dalam tempo yang tidak terlalu lama, membuat pertandingan berjalan lebih menarik.

PSS hampir saja kembali unggul, jika tendangan Kim Kurniawan tidak ditepis oleh I Made Wirawan pada pertengahan babak pertama. Adik ipar dari Irfan Bachdim itu lebih memilih mengeksekusi langsung ketimbang memberikan bola ke Nico Velez yang tidak terjaga oleh lawan.

Lima menit sebelum waktu normal usai, terdapat tiga peluang tercipta di laga itu. Victor Igbonefo hampir saja mencetak brace, jika bola sundulanya lebih rendah lagi.

Selang satu menit, gantian heading Velez yang hampir menjebol gawang Persib. Disusul juga oleh kans dari Irfan Jaya yang melakukan penetrasi namun penyelesaian pemain asal Bantaeng itu berakhir di pelukan Made.

Babak kedua dimulai dengan pergantian dari Persib. Beckham Putra masuk mengganti Ferdinand Sinaga. Praktis, Pangeran Biru bermain tanpa striker murni.

Hanya berjalan tiga menit dari peluit sepak mula babak kedua, Velez mendapat peluang untuk mencetak gol. Sayangnya tendangan pemain asal Argentina itu tidak jelas arahnya, antara mengarah langsung ke gawang atau mengarahkan ke Saddam.

Tak lama berselang, Arsyad mengalami cedera yang mengharuskan Dejan Antonic untuk memasukan Irkham Mila. Setelah itu, ada hal cukup menarik di tengah laga paruh kedua. Pelatih berpaspor Hongkong itu mendapat kartu kuning dari wasit.

Sementara pemain asing milik Persib asal Afghanistan yakni Farshad Noor belum kunjung memuaskan. Sehingga dirinya diistirahatkan untuk ditukar dengan Abdul Aziz pada menit ke-65.

Lima menit kemudian giliran duo pemain depan PSS yang diganti. Fitra Ridwan dan Dwi Raffi Angga masuk untuk mengisi posisi dariVelez beserta Saddam.

Bagus Nirwanto dan kolega yang memiliki kecepatan diatas rata-rata seringkali merepotkan barisan pertahanan Persib yang dikomandoi oleh Nick Kuipers. Namun benteng yang disusun oleh Maung Bandung mampu membuat anak-anak Sleman sedikit merasa frustasi.

Selepas menit-70, dua pemain belakang PSS terkena kartu kuning yakni Mario Maslac dan Fabiano. Menampilkan permainan terbuka membuat Laskar Sembada lengah di menit-menit akhir.

Tepat menit 90, serangan balik Persib yang dimulai dari Beckham mampu dikonversi menjadi gol oleh Frets Butuan. Pemain asal Ternate tersebut mampu menjebol gawang Ega Rizky memanfaatkan bola rebound tendangan Febri Haryadi.  Dua-satu.

Hasil itu bertahan hingga akhir laga. Meski kalah, peluang PSS untuk melanjutkan langkahnya ke final masih terbuka dengan syarat setidaknya menang lebih dari satu gol di leg kedua yang akan diselenggarakan di Stadion Manahan, Solo.

Komentar

Comments are closed.