Berita

Dejan Akui Telah Antisipasi Babak Adu Penalti

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Setelah bermain imbang selama 90 menit akhirnya PS Sleman mampu memastikan langkahnya untuk menggapai babak semifinal Piala Menpora 2021. Kepastian itu mereka setelah babak adu penalti berakhir dengan skor 4-2.

Empat eksekutor milik PSS yakni Irfan Jaya, Kim Kurniawan, Fabiano Beltrame dan Wahyu Sukarta mampu menyelesaikan tugas dengan sempurna. Sementara itu, di kubu lawan terdapat dua tendangan yang gagal masuk ke gawang, yakni dari Dias Angga dan Pacheco.

Kiper PSS, Ega Rizky yang mampu bermain gemilang dengan menggagalkan penalti Pacheco, mengungkapkan kegembiraanya. Pria kelahiran Banyumas itu mengaku bahwa kemenangan ini merupakan sebuah prestasi bagi tim kebanggan Sleman Fans ini.

“Ini adalah pertandingan yang luar biasa dan juga prestasi bagi PSS yang pertama kali mampu menembus empat besar di ajang pra musim,” ucap Ega

Selain itu Ega juga menyebut jika kemenangan ini berkat Dejan Antonic beserta jajaranya.

“Saya respect pada teman-teman yang bekerja keras untuk memenangkan pertandingan. Saya juga respect dan berterimakasih kepada coach (Dejan-red) serta jajaranya, dia selalu dukung kita sehingga kita bisa bekerja keras meski banyak netizen atau media yang kurang respect,” tambahnya.

Karena perjalanan tim sudah sejauh ini, mantan penjaga gawang PSCS Cilacap tersebut juga meminta doa dan dukungan dari Sleman Fans. Walaupun, Ega juga mengingatkan untuk suporter agar tetap manaati peraturan.

“Untuk Sleman Fans tetap menonton di rumah, jangan datang ke stadion. Saya minta doa dan dukungan agar di pertandingan besok bisa lolos ke final,” pungkasnya.

Selain Ega, satu pemain yang mendapat sorotan selama laga adalah Fabiano yang tampil solid. Ia berkali-kali mengamankan daerah pertahanan yang terkadang berlubang kala rekannya out of position.

“Saya sering kali dianggap memainkan pemain yang kebanyakan tim tidak mau memakainya. Itu resiko saya, tetapi saya bisa bicara ke pemain. Fabiano hari ini bermain top,” puji pelatih berpaspor Hongkong itu.

Kemudian, saat disinggung tentang keberhasilan empat pemain PSS dalam menjalankan tugasnya sebagai algojo, Dejan mengaku bahwa sebelum pertandingan memang semuanya sudah disiapkan.

“Beberapa hari sebelum match, kita sudah mempersiapakan itu. Pada pertandingan tadi kita melihat kondisi pemain, salah satunya kita mengganti Aaron Evans dengan Wahyu Sukarta karena dia punya tendangan penalti yang bagus,” ungkap Dejan.

Di semifinal, Persib Bandung telah menunggu Laskar Sembada. Operator kompetisi akan menggelar pertandingan pertama antara dua tim tersebut di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Meski demikian, Dejan mengatakan bahwa itu bukanlah sebuah keuntungan yang perlu dilebih-lebihkan.

“Main di manapun tetap sama saja. Kita harus melakukan perjalanan cukup lama. Yang penting adalah kita bisa recovery dengan bagus dan siap melawan game besar melawan Persib,” lanjutnya.

Pria yang sempat menukangi Maung Bandung itu juga menyatakan bahwa ia tidak terlalu suka melawan tim asal Jawa Barat tersebut.

“Saya lebih memilih melawan Persija atau PSM karena Persib merupakan rumah saya dan hormat besar saya ke persib dan bobotoh namun kita tetap harus enjoy dan semoga dapat hasil yang bagus,” ujar Dejan.

Komentar

Comments are closed.