Berita

Gol Brian dan Yudo Menangkan Super Elja

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Laga keempat Piala Presiden Grup D ini merupakan pertemuan ketiga antara kedua PSS Sleman dan Borneo FC di tahun 2019. Tribun-tribun Stadion Maguwoharjo mulai penuh setelah Brigata Curva Sud mengakhiri aksi boikotnya. Meski begitu, tim tamu justru mendominasi di awal laga.

Belum genap sepuluh menit, Try Hamdani berjibaku dengan Abrizal Umanailo. Mendapat umpan dari Renan Silva, Umanailo merangsek ke kotak penalti melewati Jajang Sukmara. Namun, kontrol Umanailo tidak terlalu baik sehingga Try dapat mengamankan bola.

Dua menit kemudian, serangan Pesut Etam melalui Renan Silva dihentikan dengan paksa oleh Wahyu Sukarta tepat di depan kotak penalti. Javlon Guseynov maju sebagai penendang bola mati mengarahkan bola langsung ke gawang, tetapi masih membentur pagar hidup.

Sementara itu, PSS Sleman baru mendapat peluang berbahaya melalui tendangan bebas Haris Tuharea. Mantan pemain PS Mojokerto Putra itu mengirimkan bola ke tiang jauh di mana Alfonso de la Cruz meneruskan bola ke depan gawang. Cut back Alfonso diselesaikan dengan baik oleh Brian Ferreira.

Skema yang sama kembali dilakukan di akhir babak pertama. Kali ini bola diarahkan ke tiang jauh dan diteruskan oleh Saimima ke tengah kotak penalti, tetapi dihalau oleh Jan Lammers. Gol dari Brian menjadi satu-satunya yang terjadi sebelum turun minum.

Setelah jeda, permainan menjadi milik Super Elja. Baru dua menit paruh kedua berjalan, PSS Sleman mendapat tendangan bebas setelah bek Borneo FC tertangkap handball. Kali ini Brian yang mengambil bola mati, tetapi sepakannya masih membentur pagar hidup.

Sesudah itu, Laskar Sembada lebih sering memanfaatkan kecepatan untuk menyerang tim tamu. Serangan balik cepat melalui Hari Yudo membuat Lammers keteteran, tetapi bek Borneo FC itu masih bisa menghalaui sepakan Yudo.

Sedangkan Pesut Etam mendapatkan peluang melalui Matias Conti. Dua kali penyerang asal Argentina itu mendapatkan peluang. Satu dari tendangan bebas, namun masih melambung. Satu lainnya melalui tendangan dari depan kotak penalti yang masih dapat ditangkap Try Hamdani.

Dalam kondisi tertinggal, Borneo FC justru mendapatkan petaka. Finky Pasamba yang masuk sebagai pemain pengganti mendapatkan kartu kuning kedua setalah melakukan pelanggaran keras. Tim tamu terpaksa bermain dengan sepuluh orang.

Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan dengan baik oleh Super Elja tepat sebelum laga usai. Melalui serangan balik cepat, Yudo yang masuk ke kotak penalti dari sisi kanan secara tak terduga melepaskan tembakan dan menaklukkan Nadeo Arga Winata.

Gol mantan pemain Kalteng Putra tersebut menjadi momen terakhir dalam laga ini. Kemenangan 2-0 atas Borneo FC seolah membalaskan dendam PSS Sleman yang disingkirkan tim asal Samarinda tersebut di ajang Piala Indonesia.

Komentar
Andhika Gilang

Dapat dihubungi secara personal melalui akun @AndhikaGila_ng

Comments are closed.