Berita

Imbang Kontra Persikama, PSS U-20 Tunjukkan Perkembangan Positif

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Langit nampak mendung kala PSS U-20 menjamu Persikama di Lapangan YIS pada Kamis (4/7) lalu. Uji tanding yang digelar pukul 15.30 ini berakhir dengan skor sama kuat 0-0. Meski keduanya silih berganti melakukan jual beli serangan, penyelesaian akhir yang tidak matang membuat pertandingan berakhir imbang.

“Belum sempurna, tapi progres para pemain jelas. Kita juga tahu dari uji tanding ini apa yang harus dievaluasi dan mana yang harus ditingkatkan,” terang coach Guntur membuka sesi wawancara sore itu.

Pelatih yang sempat menjadi asisten Indra Sjafri di skuat Garuda Jaya ini juga menambahkan, anak asuhnya masih mengalami sejumlah masalah. Salah satunya adalah proses cara bermain. Ketika alur dari belakang ke tengah sudah relatif lebih baik, akan tetapi dari tengah ke depan hingga sepertiga sampai akhir masih belum bisa membuahkan hasil yang diinginkan.

“Ada evaluasi babak satu ke babak dua, dengan instruksi dimana bola bisa sampai di depan gawang tapi tidak berbuah menjadi gol , ya salah satu faktor memang finsihing,” tambahnya.

Sebenarnya pada babak kedua, PSS U-20 yang diperkuat oleh Vicky Aditya dan Irsan Lestahulu tampil mendominasi serangan. Berkat evaluasi saat jeda babak pertama, lini depan Elang Muda beberapa kali mampu memecah konsentrasi lini belakang Persikama. Namun penyelesaian yang kurang baik membuat sejumlah peluang terbuang begitu saja.

Pelatih kelahiran Solo itu menganggap progres yang ditunjukkan anak asuhnya cukup bagus. Menurutnya saat ini yang terpenting adalah bagaimana menciptakan peluang terlebih dahulu di pertahanan lawan sebanyak-banyaknya. Karena memang usia pemain-pemain tersebut masih muda dan harus di poles lagi kemampuannya.

“Ke depannya kita akan mengadakan lawan-lawan uji coba yang relatif setara, untuk lebih mengasah mereka dan mengembangkan mereka di proses latihan. Sepertinya akan ada 2-3 uji tanding yang akan saya rencanakan,” pungkasnya.

Komentar

Comments are closed.