Berita

Jinakkan PSM, Super Elja Juara Tiga

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

,Melakoni laga perebutan tempat ketiga. PS Sleman dan PSM Makassar sama-sama memiliki ambisi untuk menang di pertandingan itu. Selain menjadi pelipur lara bagi suporter maupun pemain, keberhasilan merebut juara tiga pada turnamen ini akan menaikan moral dan kepercayaan diri tim.

Dalam laga tersebut, dua pelatih menurunkan strategi sesuai dengan kondisi timnya. PSS melakukan perubahan cukup banyak. Tidak ada pemain asing yang mengisi starting line up. Lini belakang dipercayakan kepada Bagus Nirwanto, Derry Rachman dan satu pemain debutan yakni Fandri Imbiry.

Nama seperti Misbakhus dan Fitra Ridwan pun diberi kesempatan sejak awal. Peran Kim Jeffrey dan Irfan Jaya nampaknya belum bisa tergantikan karena keduanya masih tetap dipercaya oleh Dejan Antonic.

Disisi lawan, Syamsudin Batola tidak banyak mengotak-atik skuatnya. Paling mencolok adalah dicadangkanya sang kapten Zulkfli Syukur. Selebihnya PSM masih mengandalkan Yakob Sayori didepan serta Rasyid Bakri di pos tengah.

Sejak wasit Thoriq Alkatiri meniup tanda mulai pertandingan, kedua tim bermain dalam tempo yang biasa saja. Hingga hampir setengah jam laga berlangsung, tidak ada peluang telak yang terjadi.

Beberapa detik menjelang cooling break, Irkham Mila berhasil menerobos ke kotak penalti lawan yang akhirnya harus dilanggar oleh Hasim Kipuw. Penalti untuk PSS.

Wasit memutuskan tendangan penalti dilakukan setelah cooling break. Irfan Jaya yang maju sebagai eksekutor mampu mengecoh Hilmansyah. Bola hasil tendangan pemain asal Bantaeng itu mengalir ke kanan gawang PSM, sementara Hilmanysah menjatuhkan badan ke arah sebaliknya. Kosong satu.

Pada menit 36 terjadi insiden antara Fandry Imbiri dengan Yance Sayuri. Telapak sepatu bek mantan pemain Persebaya itu mengenai bagian lutut dari saudara kembar Yakob Sayuri.

Benturan yang cukup keras mengakibatkan Yance harus diganti M. Fahri. Sementara  itu, Fandry langsung diusir dari lapangan oleh wasit.

Langkah cepat langsung diambil Dejan untuk memainkan Dendi Agustian yang menggantikan Fitra Ridwan. Pergantian ini sekaligus menjadi penampilan pertama Dendi di Piala Menpora 2021.

Babak kedua baru saja bergulir, PSS mencoba memberi kejutan terhadap lawanya. Sontekan keras Rafi Angga tepat mengarah ke gawang PSM, namun Hilmansyah masih sigap menangkapnya.

Memasuki menit ke-58, Erwin Gutawa dan kolega mendapat kesempatan melalui tendangan bebas, setelah Misbakhus menjatuhkan Sutanto Tan. Eks pemain Bali United itu mengambil langsung tendangan bebas dan mengarahkan ke sisi kanan gawang Miswar Saputra.

Meski sang kiper sudah berusaha menggapai bola namun tendangan Sutanto terlampau cepat bagi Miswar. Juku Eja berhasil samakan kedudukan, Satu sama.

Menit 63, PSS memasukan Nico Velez dan Arsyad Yusgiantara untuk menggantikan Irfan Jaya serta Misbakhus. Sebelumnya, PSM juga memasukan Aji Kurniawan yang berposisi sebagai winger untuk mengisi pos Ahmad Hari.

Dua menit berselang, sentuhan pertama Velez menuju ke Mila yang dengan sekali control langsung menyontek bola. Hilmansyah hanya terpaku melihat bola yang meluncur dengan deras ke gawangnya. Satu dua.

PSM terus mencoba untuk menyamakan kedudukan. Menit 72, Saldy mencoba melakukan tendangan first time keras, namun Miswar masih sigap untuk menaklukan tendangan itu.

Satu pemain kembali mendapat kesempatan untum bermain di laga ini. Jefri Kurniawan bertukar posisi dengan Rafi Angga.

Memasuki additional time, PSM memiliki dua peluang emas secara beruntun melalui satu pemain yang sama yakni Erwin Gutawa. Namun, Miswar dan tiang gawang masih bisa menyelamatkan PSS .

Skor tidak berubah hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan. Laskar Sembada berhak menyandang gelar juara tiga di Piala Menpora 2021.

Komentar

Comments are closed.