Berita

Lima Fakta Menarik Persik vs PSS

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

PS Sleman dengan susah payah mempertahankan keunggulan 1-0 atas Persik Kediri yang tampil militan pada laga lanjutan Grup C Piala Menpora 2021.

Sempat diwarnai dengan kartu merah dari kubu  Macan Putih, nyatanya tak membuat tim asuhan Dejan Antonic memanfaatkan situasi tersebut untuk menambah keunggulan.

Lini belakang Super Elja pun sempat dibuat ketar-ketir menahan gempuran anak asuh Joko Susilo. Beruntung, tiga poin berharga berhasil dikoleksi oleh PSS.

Dalam pertandingan yang sarat emosi tersebut, kami telah mengumpulkan lima poin menarik bagi PSS yang patut kita simak.

1. Kemenangan Perdana Bersama Dejan

Sebelumnya serentetan hasil kurang memuaskan menaungi klub yang bermarkas di Stadion Maguwoharjo itu. Pada musim lalu saat Liga 1 2020 masih berlangsung, PSS mengoleksi dua kekalahan dan satu kali imbang.

Serta sekali kalah dan sekali seri dalam dua laga awal Piala Menpora 2021. Kemenangan yang dinanti-nanti oleh pendukung setia PS Sleman akhirnya tiba.

Setelah melakoni lima laga bersama pelatih anyar Dejan Antonic, Bagus Nirwanto dan teman-temannya sukses meraih tiga poin pertama dalam pertandingan resmi. Bancakan.

2. Gol Pertama Melalui Open Play

Dalam melakoni pertandingan selama 90 menit, PS Sleman sebelumnya hanya mampu mencetak gol lewat situasi bola mati. Tim asuhan Dejan Antonic ini belum berhasil membuat skema serangan melalui kerja sama antar pemain untuk langsung mencetak gol.

Pada laga perdana melawan Madura United FC, Laskar Sembada mencetak gol melalui tendangan bebas Irfan Jaya. Musim sebelumnya saat Liga 1 2020, PSS menciptakan gol melalui sepakan penalti Yevhen Bokhasvili saat berhadapan dengan PSM Makassar.

Kemudian gol Aaron Evans tercipta saat kemelut digawang Persib Bandung melalui situasi sepak pojok.  PSS memutus rekor buruk tersebut melalui gol Nico Velez yang bekerja sama dengan Kim Jeffrey Kurniawan dan Irfan Jaya ketika membungkam Persik Kediri di Piala Menpora 2021.  nDingaren.

3. Debut Adi Satrio

Secara mengejutkan, kiper muda nan potensial Muhammad Adi Satryo menggeser posisi Ega Rizky Pramana saat PSS menghadapi tim Macan Putih pada Kamis (1/4/2021), lalu.

Pemain kelahiran Tangerang, 7 Juli 2001 itu tampil cukup baik dan menorehkan cleansheet dalam mengawal gawang Super Elja. Pengalaman bersama Timnas U-19 dan Timnas senior asuhan Shin Tae-yong membuat penampilannya layak untuk diperhitungkan.

Meski terbilang masih sangat muda, ketenangan dan kematangannya di bawah mistar gawang boleh diadu dengan kiper senior lain. Ega Rizky harus bekerja ekstra keras apabila posisinya tak ingin tergeser. Waspodo.

4. Peringkat Tiga Klasemen Grup C

Kemenangan atas Persik Kediri, membawa tim kebanggaan masyarakat Sleman ini bertengger di peringkat ketiga klasemen. Hasil dari satu kekalahan, satu kali imbang, dan satu kemenangan membuat Irfan Bachdim dan kolega mengoleksi empat poin.

Jumlah nilai yang sama dengan Madura United FC yang berada di peringkat kedua. Kini anak asuh Dejan Antonic menatap laga selanjutnya guna memupuk  asa untuk lolos ke babak berikutnya. Ditenggo mawon.

5. Belum Ada Pemain Muda Akademi Diturunkan

Dalam skuat pemain PS Sleman, terdapat lima pemain muda jebolan akademi. Mereka diantaranya adalah Bagas Umar, Ifan Nanda, Wahyu Boli, Dimas Fani, dan Saddam Gaffar. Nama terakhir sempat dikabarkan sedang mengalami cedera.

Namun yang lain sempat mengisi daftar susunan pemain sebagai pemain pengganti.  Hingga pertandingan ketiga Piala Menpora 2021, belum ada satupun pemain muda akademi yang berkesempatan melakoni laga bersama Super Elja barang satu menit saja. Sing sareh.

Komentar

Masih menimba ilmu di UIN Sunan Kalijaga dan masih akan terus mencintai PSS. Bisa dihubungi via akun Twitter @al_arif14

Comments are closed.