Berita

Lima Fakta Menarik Pertandingan PSS vs Persiraja

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

PSS Sleman sukses merengkuh kemenangan dengan skor akhir  meyakinkan lima gol tanpa balas atas tim tamu Persiraja Banda Aceh. Gol tersebut dilesakkan oleh Cristian “El Loco” Gonzales sebanyak tiga kali, sebiji gol dari Dave Mustaine dan sebuah lengkungan dahsyat dari Aditya Putra Dewa.

Dengan hasil tersebut PSS sukses memuncaki klasemen akhir Grup B babak delapan besar dan lolos ke fase semifinal Liga 2 musim 2018. Dari hasil tersebut ada sejumlah rekor baru dan beberapa hal yang menarik untuk kita cermati. Berikut kami siapkan ulasannya :

  1. Kemenangan terbesar PSS sepanjang Liga 2 musim ini.

Di depan ribuan pendukungnya, PSS mampu membuktikan keperkasaanya dengan menang besar. Hal ini mematahkan anggapan bahwa para pemain tidak tampil lepas bila Stadion Maguwoharjo bergemuruh setelah sebelumnya Super Elja mampu tampil apik dan menang besar kala Stadion Maguwoharjo sepi. PSS unggul satu gol di babak pertama, dan tampil trengginas di babak kedua dengan menambah empat gol lagi. Selisih lima gol menjadikan pertandingan melawan Persiraja menjadi selisih gol terbesar kemenangan PSS di Liga 2 musim 2018. Mantan! Mantap tenan!

  1. Hattrick kedua berturut-turut dari Gonzales.

Papito Gonzales melanjutkan tren positif dengan mencetak trigol kedua kalinya di dua pertandingan berturut-turut. Sebelumnya papito mencetak hattrick saat PSS menjamu Persita Tangerang pada Jumat (16/11) lalu. Pemain berusia 42 tahun ini terbukti masih menjadi momok menakutkan bagi pemain belakang tim lawan.  Ia mampu membukukan 6 gol dari 5 pertandingan  PSS Sleman selama babak delapan besar. Legend!

  1. Gol perdana Aditya Putra Dewa bagi PSS Sleman.

Rekrutan anyar PSS Sleman yang didatangkan dari Martapura FC ini tidak butuh waktu lama untuk nyetel dengan pemain-pemain PSS yang lain. Selama babak delapan besar jasanya sangat diandalkan  coach Seto untuk mengisi sektor bek kiri PSS Sleman, menggeser posisi nyaman Vandy Prayogo. “ADP”memiliki kualitas sepakan kaki kiri yang mumpuni yang membuatnya tak jarang mengambil eksekusi tendangan bebas. Pada laga melawan Persiraja kemarin, pria kelahiran Semarang, 28 tahun yang lalu itu membuktikan kelasnya dengan eksekusi tendangan bebas yang keras dan membuat kiper Herlian Alif melongo di bawah mistar gawangnya sendiri.  Mamayo!

  1. Ega Rizky dua kali tanpa kebobolan selama babak delapan besar.

Ega Rizky akhirnya bisa merasakan kembali gawangnya aman dari kebobolan setelah terakhir mencatat clean sheet ketika melawan Madura FC. Hasil tersebut tak lepas dari penampilan apik duet bek tengah Ikhwan Ciptady dan Asyraq Gufran yang tampil solid dan tanpa kompromi. Jika penampilan mereka terus konsisten, bukan tidak mungkin PSS akan meraih clean sheet di laga-laga selanjutnya. Semoga saja.

  1. Pertandingan bersih tanpa kartu kuning bagi pemain PSS Sleman.

Selain margin kemenangan yang besar, ternyata ada catatan positif lain yang mampu dibukukan PSS. Yakni tak ada satu pun pemain PSS yang mendapat kartu kuning. Hal ini membuktikan permainan PSS berlangsung bersih dan efektif. Tentunya, keuntungan ini harus benar-benar dimanfaatkan anak asuh coach Seto Nurdiantoro untuk tampil full team tanpa harus terganjal akumulasi pada saat bertamu ke kandang Kalteng Putra nanti. Maksimalkan!

Komentar
Awaludin Al Arif

Masih menimba ilmu di UIN Sunan Kalijaga dan masih akan terus mencintai PSS. Bisa dihubungi via akun Twitter @al_arif14

Comments are closed.