Opini

Lima Momen Terbaik PSS di Babak Grup Liga 2 2018

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Babak grup Liga 2 2018 telah berakhir. Seluruh tim dari 2 wilayah telah menyelesaikan 22 pertandingan yang dimulai sejak bulan Mei lalu.

PSS berhasil menyelesaikan babak grup dengan catatan yang impresif: menjadi pemuncak klasemen Grup Timur. PSS mengoleksi 43 poin, hasil dari 14 menang, 1 imbang, dan 7 kali kalah.

Sepanjang babak grup, ada beberapa kejadian menarik yang patut untuk kita ingat lagi. Saya akan merangkumnya dalam 5 momen terbaik PSS di babak grup.

  1. Kemenangan tandang melawan Persiba

Pertandingan tandang ke Kalimantan diprediksi menjadi away yang sulit bagi PSS Sleman. Di pekan 6 dan 7 PSS harus bertandang ke Balikpapan dan Palangkaraya untuk melawan Persiba dan Kalteng Putra. PSS memulai away Kalimantan dengan menghadapi Persiba di Stadion Batakan.

Di luar dugaan, PSS bermain apik dan mengalahkan Persiba Balikpapan dengan skor 1-4. Gol dicetak oleh Bagus Nirwanto, Rival Lastori, dan Slamet Budiono (2 gol). Permainan yang ditunjukkan oleh PSS saat itu bisa dikatakan sebagai laga tandang terbaik PSS sepanjang babak grup.

  1. Kemenangan besar atas Lumajang

Di pekan ke 8, PSS menghadapi Semeru FC di Stadion Maguwoharjo. Saat itu PSS baru saja mengalami kekalahan tipis 1-0 atas Kalteng Putra di Palangkaraya.

Tidak ingin terlarut dalam kekalahan, PSS meledak di Maguwoharjo. Permainan impresif ditunjukkan PSS. Super Elang Jawa menggulung tamunya 5-0. Gol dicetak oleh Hisyam Tolee, Rival Lastori, Slamet Budiono, Tambun, dan Rangga Muslim.

  1. Kembali bergabungnya Gonzales

Cristian Gonzales adalah rekrutan sensasional PSS pada awal musim ini. Gonzales didatangkan dari Madura United untuk memperkuat lini depan. Gonzales sempat memperkuat PSS di beberapa laga di awal musim. Namun karena ada permasalahan dengan klub lamanya, membuat Gonzales tidak bisa bermain untuk PSS di sisa putaran pertama.

Memasuki putaran kedua, PSS memastikan bahwa Gonzales bisa kembali memperkuat lini serang dari PSS Sleman. Sentralnya peran Gonzales terlihat dari jumlah gol yang dihasilkannya. El Loco berhasil mencetak 6 gol sepanjang babak grup. Jika dibandingkan dengan penyerang lainnya, jumlah tersebut tentu lebih baik.

Binter hanya berhasil mencetak 1 gol sepanjang babak grup, sedangkan Tambun telah mengantongi 3 gol.

  1. 4-0

Derbi DIY jilid II mempertemukan PSS dengan PSIM di Stadion Maguwoharjo pada 10 Oktober 2018. Pertandingan tersebut harus digelar tanpa dihadiri penonton setelah Polda DIY tidak memberikan izin.

Pada pertandingan tersebut, PSS menghempaskan PSIM 4 gol tanpa balas. Skor 4-0 ini menjadi hasil terbesar sepanjang sejarah pertemuan kedua tim. Rangga Muslim, Gonzales (2), dan Ichsan Pratama menjadi aktor yang berhasil mencetak gol di pertandingan ini.

  1. PSS memastikan lolos 8 Besar dengan manis

Sepanjang fase grup, PSS selalu bersaing dengan Madura FC di papan atas. Madura FC secara mengejutkan menjadi tim kuda hitam di Grup Timur. Bahkan sepanjang putaran pertama PSS tidak bisa merebut posisi puncak dari tangan Madura FC.

Kemudian ketika memasuki putaran kedua PSS mulai tancap gas, Madura FC seperti kehabisan bensin. PSS langsung melesat di posisi pertama meninggalkan para pesaingnya seperti Madura FC, Kalteng Putra, dan PSMP.

PSS akhirnya menjadi tim pertama yang lolos ke babak 8 besar. Kepastian tersebut didapatkan saat PSS memenangkan pertandingan tandang melawan Semeru FC. PSS memastikan lolos ke 8 besar walaupun fase grup masih menyisakan 3 pertandingan lagi.

Komentar
Ahmad Indra Pranata

Dokter muda yang mencintai sepakbola, bisa kamu hubungi di akun Twitter @mamas_ahmad

Comments are closed.