Berita

Menang Besar dari Persiraja

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Pertandingan Liga 1 pekan ke 17 mempertemukan PSS Sleman vs Persiraja Banda Aceh. Pada pertemuan sebelumnya, Persiraja berhasil membalikkan keadaan dan membuat
Laskar Sembada
kehiangan poin.

Super Elja memulai laga dengan pendekatan yang berbeda, yaitu dengan membangun serangan dari bawah juga bermain dari kaki ke kaki. Miswar Saputra sebagai kiper pun turut ikut aktif dalam buildup.

Saat laga sudah berjalan 10 menit pasukan Laskar Sembada telah menembakkan dua kali tendangan oleh Juninho dan Riki Dwi Saputro. Sayang, keduanya belum maksimal.

Pada menit ke-14 Defri Riski yang merangsek ke jantung pertahanan berhasil lepas dari kawalan. Kapten Laskar Rencong itu lalu melepas tendangan keras yang melayang tipis di atas gawang Miswar.

PSS yang membombardir kotak penalti Persiraja dengan crossing akhirnya memecah kebuntuan setelah Riki Dwi Saputro. Eks striker PSPS Pekanbaru itu menceploskan bola ke gawang Fakrurrazi dengan tandukannya. Satu kosong.

Tak lama berselang, melalui skema yang sama, Irkham Mila yang berdiri bebas di kiri pertahanan Persiraja mendapat bola liar. Winger asal Tegal itu dengan mudah mnyarangkan si kulit bulat ke sisi kanan bawah gawang Persiraja. Dua kosong.

Setelah tertinggal 2 gol, Laskar Rencong bermain lebih direct dan menyerang. Namun, skema tersebut mendapat perlawanan yang sengit dari kubu PSS hingga setengah jam laga berjalan.

Hingga pada menit ke-31 Persiraja akhirnya dapat merobek jala gawang Miswar melalui sundulan Assanur Rijal. Akan tetapi, gol tersebut digugurkan wasit karena ia sudah dalam posisi offside.

Pasukan Super Elja sendiri begitu dominan dengan 59% berbanding dengan 41% penguasaan bola. Belum lagi akurasi umpan yang apik menambah kedigdayaan PSS di pertandingan ini.

Tidak berselang lama, untuk ketiga kalinya, umpan silang yang dilepaskan oleh Bagus Nirwanto dapat disundul oleh Supriyadi. Sebuah crossing ciamik diselesaikan dengan sundulan yang tak kalah indah. Tiga kosong.

Bruno Dybal mencoba memperkecil ketertinggalan dengan tendangan bebas yang Laskar Rencong dapatkan di depan kotak penalti. Beruntung bagi PSS, tendangannya dapat ditinju oleh Miswar.

Dybal kembali mengeksekusi tendangan bebas berikutnya, tetapi kali ini bola ia arahkan ke Paulo Henrique. Penyerang asing itu sempat memenangkan duel udara, tetapi Miswar menyelamatkan gawangnya.

Paulo Henrique yang belum puas kembali mengulangi aksinya. Kali ini Dedi Hartono yang memberinya umpan dan lagi-lagi Miswar muncul sebagai penyelamat.

Laskar Sembada tak tinggal diam. Berawal dari intersep Supriyadi, ia lantas mengoper bola ke Riki yang lalu menggocek Andika Kurniawan.

Fakrurrozi yang ikut terpancing keluar tidak mengira Riki akan mengoper ke Juninho yang dengan mudah menceploskan si kulit bulat. Empat kosong.

Semua tampak sempurna sampai Syahroni yang baru masuk melakukan kesalahan. Ia melanggar melanggar Akhirul Wadhan dan berbuah penalti bagi Laskar Rencong.

Bruno Dybal yang kembali maju sebagai algojo dengan dingin menembak ke arah kiri gawang PSS dan Miswar tak dapat mengantisipasinya. Empat satu.

Setelah dapat memasukkan satu gol, Persiraja bermain lebih terbuka dan mulai menguasai jalannya pertandingan.

Namun, justru PSS yang mendapat peluang dari tendangan bebas Juninho. Bola yang gagal diamankan oleh Fakrurrazi, disambar Ocvian Chanigio. Namun pemuda asal Temanggung itu belum dapat mengubah papan skor.

Di akhir laga, Defri mencoba mengancam lewat tendangan first time setelah menerima lemparan ke dalam, tetapi sama sekali bukan ancaman bagi Laskar Sembada. Skor pun bertahan 4-1 untuk PSS hingga peluit panjang berbunyi.

Komentar

Comments are closed.