Berita

Persipura Beri Pelajaran untuk Fokus Sampai Menit Akhir

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Pertandingan PSS Sleman melawan Persipura Jayapura belangsung alot dan sulit bagi kedua tim hingga hasil akhir mengharuskan dua tim harus berbagi poin.

Gol baru terjadi pada menit ke-74 setelah Kojic dapat mengonversi lemparan ke dalam dari Evans. Mutiara Hitam kemudian membalas lewat gol dari Yevhen Bokhasvilli pada menit ke-92 yang menghapus mimpi Super Elja untuk meraih 3 poin.

Dejan secara personal merasa kecewa dan sedih akan hasil yang semestinya dapat menghasilkan kemenangan.

“Gol penyama kedudukan di menit akhir tidak pernah jadi sesuatu yang mudah. Saya dan tim sangat sedih dengan hasil dari pertandingan tadi (kemarin, red.),” ujar pelatih asal Serbia itu.

Permainan Mutiara Hitam diakui Dejan sangat menyulitkan Laskar Sembada untuk mengembangkan permainannya.

“Persipura bermain dengan solid. Mereka menekan kita dengan garis pertahanan tinggi dan itu menyulitkan. Maka dari itu kita memanfaatkan tiap kesempatan bola mati,” ungkapnya.

“Selain itu cedera dan stok pemain juga menjadi masalah tersendiri. Menit ke-27 kita sudah ada pemain cedera sedang kita tidak punya opsi untuk rotasi. Itulah mengapa Ocvian dan Dendi bermain di luar posisi naturalnya,” tambah mantan pelatih Pelita Bandung Raya tersebut.

Dejan juga menambahkan bahwa pertandingan melawan Mutiara Hitam akan jadi bahan evaluasi yang berharga bagi timnya.

“Kita tahu kalau gol di menit akhir itu sakit. Jelas ini akan jadi materi evaluasi untuk saya, tim dan semuanya. Pertandingan seperti ini selalu jadi situasi yang sulit, tetapi itu semua sudah terjadi. Tidak dapat diubah. Kita hanya bisa langsung fokus di peertandingan selanjutnya melawan Persela Lamongan,” terang Dejan.

Fandri Imbiri juga mengomentari tentang kurangnya koordinasi antar pemain di dalam lapangan.

“Jujur, beberapa dari kita hilang fokus, bingung dan kurang koordinasi. Itu yang menjadi kesulitan dan akhirnya itu menghukum kita dengan gol di menit akhir,” ujar eks pemain Persebaya Surabaya.

Semantara itu, mengenai performa Nemanja Kojic, Dejan merespon dengan kritis.

“Gol Kojic tetap penting. Terlepas dari hasil. Yang jelas penampilan dia akan jadi salah satu evaluasi juga bagi saya dan dirinya. Penampilan terbaiknya selalu kita tunggu,” jelas pria berpaspor Hong Kong itu.

Dejan menutup konferensi pers dengan harapan setelah laga melawan Persela dapat terjadi perubahan terkait komposisi pemain.

“Melawan Persela adalah laga yang penting. Namun, yang tidak kalah penting adalah apa yang terjadi selanjutnya. Semoga setelah pertandingan melawan Persela kita bisa bawa beberapa pemain,” jelasnya.

Komentar

Comments are closed.