Berita

Permainan Atraktif PSS Sukses Tundukkan Persebaya

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

PSS Sleman berhasil menunjukkan permainan atraktif kala meladeni tim tamu Persebaya Surabaya pada (13/7) di Stadion Maguwoharjo. Untuk pertama kalinya, Guilherme Batata tampil dalam  sebelas Pertama. Pemain asal Brazil itu diharapkan memberikan warna baru bagi lini tengah Super Elja.

Bertindak sebagai tuan rumah, PSS langsung mengambil inisiatif serangan. Di menit ke 2′ , Irkham Mila mendapat umpan troughpass mematikan, namun bola lebih dekat ke kiper Persebaya. Menit ke 3′ Batata  sempat melepaskan tendangan jarak jauh, namun masih tepat di pelukan Mizwar Saputra.

PSS secara agresif melakukan penyerangan ke jantung pertahanan Bajul Ijo.  Anak asuh Seto Nurdiyantoro itu berhasil menunjukkan permainan berkarakter dalam melakukan build up play. Merespon hal itu, skuat Bajul Ijo tidak tinggal diam. Menit ke 16′ lini pertahanan PSS sempat lengah dengan tusukan Manu Jalilov, beruntung Gufron mampu melakukan blok.

Serangan-serangan balik dari Persebaya mulai membuahkan hasil. Tim tamu membuat publik tuan rumah terdiam di menit ke 27′. Serangan bergelombang lini depan Bajul ijo berbuah pada kemelut di depan gawang PSS.  Bola liar langsung di sambar Damian Lazio dan merobek gawang Try Hamdani. Persebaya unggul atas tim tuan rumah 0-1.

Hingga dua belas menit berselang, PSS baru bisa menyamakan kedudukan. Berawal dari umpan Bagus Nirwanto, Brian yang menembus kotak penalti Persebaya mengirimkan umpan di tiang jauh. Bola liar langsung di sambar pemain asal Ukraina itu. Skor menjadi sama kuat 1-1 hingga turun minum.

Di babak kedua, pertandingan semakin berjalan menarik. Kedua tim saling menerapkan permainan terbuka. Alhasil, saling jual beli serangan pun tak terhindarkan. PSS yang bermain ofensif sukses membalikkan keadaan. Menit 56′ Brian yang menjadi otak serangan Super Elja berhasil mengirimkan umpan kepada Irkham Mila di sisi kiri Persebaya.

Pemain berusia 21 tahun melakukan gerakan khas menusuk kotak penalti. Umpan ke tengah gagal diamankan Miswar Saputra dan bola langsung menemui Haris Tuharea yang tak terkawal. Tanpa pikir panjang Haris langsung membobol gawang The Green Force melewati sudut sempit. Skor 2-1 untuk keunggulan tuan rumah.

Melihat hal itu, Bajul Ijo tidak tinggal diam. Anak asuh Djajang Nurjaman melalui sisi sayap berkali-kali menekan pertahanan PSS Sleman. Damian Lizio menjadi kreator bagi trio lini depan Jalilov-Osvaldo Haay-Irfan Jaya.

Di menit ke 62′, Jalilov  melakukan aksi tendangan akrobatik, namun bola masih melambung diatas gawang PSS. Satu menit berselang Persebaya mendapatkan peluang emas.

Irfan jaya yang menusuk kotak penalti, mengirimkan umpan berbahaya dan Osvaldo Hay. Pemain asal Papua itu tinggal one on one dengan Try Hamdani. Beruntung Try berhasil melakukan timing yang tepat untuk memblok bola.

The Green Force tidak putus asa menembus pertahanan PSS. Sementara skuat Super Elja dipaksa mundur ke belakang. Menit 86′  PSS berusaha menambah lini pertahanan dengan mengganti Dave Mustaine dan memasukkan Wahyu Sukarta.

Hingga menit-menit akhir pertandingan PSS dipaksa bertahan oleh tim tamu. Beberapa kali PSS melakukan aksi serangan Balik. Di menit 87′ Yevhen sempat melakukan akselerasi dan  melepaskan tendangan keras,  namun membentur mistar gawang Miswar Saputra.

K.H Yudo yang masuk di penghujung laga, juga sempat menunjukkan aksinya. Pemain berambut pirang itu berhasil lepas dari penjagaan M. Syaifudin. Namun ruang tembaknya keburu ditutup Miswar Saputra. Skor 2-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Dengan kemenangan ini PSS berhak atas tambahan tiga poin penting. Super Elja berhasil naik tiga strip dan bertengger di posisi lima klasemen sementara per 13 Juli 2019. Persebaya yang menelan kekalahan, masih berada di posisi keempat dan mengoleksi poin yang sama dengan PSS sebanyak 12 poin.

Komentar
Awaludin

Masih menimba ilmu di UIN Sunan Kalijaga dan masih akan terus mencintai PSS. Bisa dihubungi via akun Twitter @al_arif14

Comments are closed.