Berita

Persela Pupus Kemenangan PSS

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Pertandingan pekan ke-17 mempertemukan PSS Sleman dan Persela Lamongan di Stadion Manahan. Sejak menit pertama Laskar Sembada sangat nyaman dalam memegang bola. Anak asuh Dejan Antonic langsung memanfaatkannya untuk mengokupansi koridor sayap wilayah pertahanan Persela.

Pemain tengah Super Elja juga menekan Ahmad Bustomi dan Guilherme Batata sebagai double pivot yang dimiliki Persela dengan ketat. High pressing yang diterapkan membuat Laskar Joko Tingkir sulit mengembangkan permainan. Penguasaan bola pun dimiliki oleh PSS.

Memasuki menit ke-18 Persela mulai bisa melepaskan diri dari tekanan PSS dan mulai berani melakukan progresi hingga menusuk ke kotak penalti. Penurunan intensitas pressing adalah penyebabnya. Posisi Nemanja Kojic juga kerap terisolasi di lini depan.

Setengah jam laga berjalan, Super Elja kembali menguasai laga. Pada menit ke-35, Kojic melepaskan tendangan di wilayah kotak penalti, tetapi membentur bek lawan. Bola liar juga disikat oleh Ocvian Chanigio, namun Batata bisa melakukan blok.

Dua menit berselang, Samsul Arifin melakukan overlap dan naik jauh ke depan. Umpan silang terukurnya mengarahkan bola kepada Juninho. Pemain asing asal Brazil tersebut mampu mengonversi peluang itu menjadi gol melalui sundulannya. Kosong satu.

Selama babak pertama, PSS banyak melakukan variasi dalam memanfaatkan bola mati. Aktor utamanya lagi-lagi adalah Juninho. Akan tetapi, skema tersebut belum berbuah gol. Hingga turun minum, Laskar Sembada masih unggul.

Juninho membuka babak kedua dengan tendangan placing berbahaya. Tendangannya membuat Dwi Kuswanto melakukan penyelamatan yang sangat sulit. Masih selamat gawang Laskar Joko Tingkir,

Tidak berselang lama Juninho yang berada di kiri pertahanan Persela melepas tendangan lagi. Si kulit bulat meluncur dengan arah diagonal yang langsung menhujam tiang gawang. Sayang sekali, penggawa Super Elja ang lain tidak ada yang memanfaatkan bola liar.

Babak kedua berjalan lebih keras. Total Persela melakukan 7 pelanggaran, sedangkan PSS melakukan 13 pelanggaran.

Setelah beberapa kesempatan yang diperoleh PSS, giliran Persela mulai mengembangkan permainan. Laskar Joko Tingkir semakin menguasai laga ketika Laskar Sembada memilih menurunkan intensitas permainannya.

Persela akhirnya membombardir pertahanan PSS yang lebih memilih menunggu dan menurunkan blok pertahanannya. Penguasaan bola Persela menjadi dominan dengan 55%, unggul 10% dari PSS.

Usaha Persela berbuah hasil saat Juninho berusaha mengambil bola dari kaki Jabar Sharza. Aksi itu justru berbuah pelanggaran dan wasit memberi hadiah penalti bagi Gian Zola dan kolega. Jabar yang mengambil sendiri kesempatan itu berhasil merobek gawang Miswar Saputra pada menit ke-83. Satu sama.

Setelah gol penyama kedudukan, Laskar Sembada berusaha mengambil kembali kemenangannya. Namun, Wahyu Sukarta dan kolega gagal membongkar pertahanan Persela yang rapat di kotak penalti. Hasil imbang bertahan sampai peluit panjang ditiup.

Komentar

Comments are closed.