Opini

Player to Watch: Duel Duo Gelandang Mungil

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Setelah kalah melawan Madura United, PS Sleman akan bertemu dengan tim asuhan Didik Ludianto, yakni Persela Lamongan. Laga tersebut akan diselenggarakan pada hari Minggu (28/3) di Stadion Si Jalak Harupat.

Lain halnya dengan PSS, bagi Laskar Joko Tingkir pertandingan tersebut merupakan laga pembuka mereka. Situasi tersebut membuat laga   itu menjadi menari, mengingat hingga saat ini belum ada yang tahu bagaimana Persela akan bermain.

Bagi kesebelasan asal Jawa Timur itu, kemenangan di laga awal akan memupuk kepercayaan diri mereka. Sementara itu, Super Elja juga mengincar poin penuh menjadi penting untuk dapat menjaga kans mereka lolos ke babak berikutnya.

Menilik para pemain dari kedua tim tampaknya akan terjadi persaingan untuk unjuk kemampuan antara Kim Jeffrey Kurniawan dan Zah Rahan Krangar. Kedua gelandang mungil tersebut bisa akan memainkan peran sentral bagi masing-masing klubnya.

Kim Jeffrey Kurniawan

Meski berstatus sebagai pemain anyar di PSS, adik ipar dari Irfan Bachdim tersebut sudah dipercaya oleh Dejan Antonic untuk mengisi satu pos di lini tengah. Pada laga melawan Madura United lalu, Kim bermain penuh selama 90 menit.

Salah satu keunggulan dari pemain kelahiran Jerman tersebut ialah mobilitas yang tinggi di lapangan. Pria berusia 31 tahun itu bisa diandalkan untuk membantu serangan ke area pertahanan lawan ataupun ketika harus turun jauh ke jantung pertahanan untuk menghalau permainan lawan.

Untuk melengkapi atribut tersebut, Kim juga mampu membaca permainan dengan ciamik. Jika mobilitas berbicara soal jarak jelajah selama pertandingan, kemampuan yg selanjutnya ini berkaitan dengan momen yang tepat untuk melakukan penjelajahan tersebut.

Dengan kapabilitas itu, Kim mudah memahami arah serangan rekan-rekannya. Ia akan berada pada posisi yang tepat untuk memberikan support kepada rekan yang menguasai si kulit bulat. Dengan begitu, terdapat opsi bagi pembawa bola untuk melakukan umpan pendek kepadanya.

Tak hanya saat menyerang, gelandang dengan tinggi 1,68 meter tersebut juga lihai membaca agresi lawan. Sehingga, saat harus melakukan aksi bertahan seperti pressing, ia akan melakukannya pada momen yang tepat dan tidak terlambat.

Tak ayal, karena kemampuannya, pemain yang secara postur tidak jangkung itu, bermain secara reguler ketika di Pelita Bandung Raya. Ia kemudian menjadi salah satu gerbong Dejan saat hengkang ke Persib Bandung dan juga berada ketika berada di PSS saat ini.

Zah Rahan Krangar

Pemain kelahiran Liberia tersebut menjadi salah satu pilar yang dipilih oleh manajemen Persela untuk memenuhi slot pemain asing musim ini. Bukan tanpa sebab mereka mengikat Zah Rahan, jejek karier yang telah ia ciptakan bisa menjadi bukti yang sahih.

Mulai dari menjadi pemain terbaik Liga Indonesia pada tahun 2007-2008 hingga mampu juara kompetisi kasta teratas sepak bola Indonesia sebanyak tiga kali telah ia rasakan. Rentetan prestasi Zah Rahan tersebut menunjukkan bahwa gelandang tersebut bukanlah pemain asing yang biasa saja.

Meski pada 2014-2017 empat keluar dari Tanah Air untuk bermain di Liga Malaysia, Zah Rahan memutuskan untuk kembali ke Indonesia pada 2018. Pada kedatangannya kembali di Liga Indonesia bersama Madura United, pemain berpostur 1,63 meter itu mencatatkan 6 gol dan 7 asis dalam 31 kali penampilanya.

Di usia yang sudah memasuki kepala tiga, beberapa kelebihan yang ia miliki memang terlihat menurun, seperti kecepatan dan mobilitas. Namun, kemampuan melepaskan umpan darinya masih sangat baik, dengan catatan dia mendapatkan ruang untuk melakukan itu.

Kelihaiannya tersebut dapat digunakan oleh Laskar Joko Tingkir untuk membangun serangan. Kualitas umpan diagonal maupun vertikal yang ia kirimkan sangat amat berguna bagi timnya untuk melakukan progresi. Dan mungkin saja bisa melahirkan peluang-peluang berbahaya.

Tentu saja, pengalaman serta kemampuan Zah Rahan seperti di atas akan menjadi senjata Laskar Joko Tingkir untuk merepotkan para penggawa PSS. Oleh karena itu, Super Elja harus mewaspadai mantan pemainnya tersebut.

Komentar

Comments are closed.