Berita

Players to Watch: Adu Kokoh di Lini Pertahanan

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

PSS Sleman dijadwalkan akan melakoni laga ke-5 babak 8 besar dengan menghadapi tamunya Persita Tangerang di Stadion Maguwoharjo (16/11). Di laga ini tim tuan rumah sebenarnya sedang menjalani hukuman yang diterima dari Komisi Disiplin tentang larangan suporter PSS Sleman mendampingi timnya berlaga. Walau begitu, laga ini boleh disaksikan oleh penonton umum.

Yang menarik dalam pertandingan kali ini adalah kedua tim sedang membutuhkan poin penuh guna memuluskan langkah untuk lolos ke fase berikutnya. Tentu saja pada laga nanti diprediksi akan berjalan ketat dan kedua tim akan menunjukkan agresifitasnya masing-masing.

Salah satu kunci di laga nanti adalah siapa yang berhasil mencetak gol lebih dahulu dan berhasil tidak kebobolan hingga pertandingan usai. Maka dari itu performa lini belakang akan sangat menentukan nasib kedua tim dalam laga ini.

Lantas, lini belakang mana yang paling kokoh dalam menghadapi serangan lawan? Di kubu tuan rumah terdapat sosok Ikhwan Ciptady. Sedangkan tamunya sangat mengandalkan sosok Ledi Utomo. Bagaimana peran keduanya di babak 8 besar kali ini?

  1. Ikhwan Ciptady

Super Elang Jawa bisa dibilang sukses dalam mendapatkan amunisi baru di sektor bek tengah. Selain Asyraq Gufron, Laskar Sembada juga mendatangkan pasangan Gufron di Persis Solo yakni Ikhwan Ciptady pada bursa transfer menjelang babak 8 besar.

Kesan pertama Ikhwan dalam debutnya lalu rupanya membuat lega para Sleman Fans.  Di babak penyisihan lalu, pos tersebut dianggap yang paling lemah karena seringnya penggawa mengalami cedera sehingga harus gonta-ganti komposisi.

Kolaborasi apik bersama Gufron nyatanya mampu membendung agresifitas Persita Tangerang pada awal babak 8 besar lalu. Pemain yang memilki postur 182 cm itu kini menjadi tembok yang sulit ditembus oleh sang lawan. Postur badan yang ideal untuk seorang bek, membuat penyerang lawan sulit sekali lepas dari penjagaannya.

Pemain yang pernah merumput bersama PSMP ini telah tampil setidaknya 3 dari 4 laga PSS Sleman di babak 8 besar ini dan bisa dibilang cukup impresif karena hanya kebobolan 3 gol. Pemain berusia 24 tahun ini juga kerap membantu serangan ketika Laskar Sembada mendapat peluang lewat set piece bola mati. Ketenangannya diharapkan mampu meredam dan meminimalisir risiko masuknya bola ke gawang Ega Rizky.

  1. Ledi Utomo

Di kubu Persita Tangerang terdapat sosok yang tak asing di sepakbola Indonesia bernama Ledi Utomo. Pemain yang kini berusia 35 tahun itu masih tampil baik dalam mengawal lini pertahanan Pendekar Cisadane.

Kehadiran pemain yang syarat pengalaman di kubu Persita Tangerang seperti Ledi dan Egy Melgiansyah mampu menaikkan performa permainan anak asuh Wiganda Saputra. Dengan postur cukup jangkung yakni 185 cm, Ledi Utomo tampil bak seperti menara. Sebuah kesalahan besar jika sang lawan mengirim umpan lambung ke jantung pertahanan Persita, karena di situ terdapat sosok Ledi yang sangat jago dalam duel udara.

Namun dengan usia yang tak lagi muda, Ledi sering kalah dalam duel kecepatan dengan penyerang lawan. Walau begitu, setidaknya ia punya banyak pengalaman dalam menghadapi berbagai tipe penyerang di sepakbola Indonesia.

Komentar
Bagus Ananditya

Penikmat ketela bakar ketika waktu Maghrib tiba. Bisa ditemui di akun @BagusAnanditya

Comments are closed.