Uncategorized

Players to Watch: Adu Kuat Mario Maslac dengan Septian Bagaskara

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

PS Sleman akan kembali bertanding di gelaran Piala Menpora 2021 besok Kamis (1/4/21). Pada laga ketiga bagi anak asuh Dejan Antonic tersebut akan menghadapi Persik Kediri.

Kedua tim sama-sama mempunya misi untuk memenangkan pertandingan itu. Meski peluang lolos ke babak selanjutnya kecil, namun Ega Rizky dan kolega tetap berambisi untuk menghibur Sleman Fans.

Di sisi lain, Persik Kediri yang baru melakoni satu pertandingan memiliki kans lebih besar untuk melangkah lebih jauh lagi. Tim berjuluk Macan Putih itu masih memiliki peluang mengumpulkan 9 poin tambahan.

Menilik dari pertandingan yang telah dilakoni oleh kedua tim, diprediksi akan terjadi duel menarik antara Mario Maslac dengan Septian Bagaskara.

Mario Maslac

Datang dari klub Akademija Pandev, Mario Maslac memutuskan untuk melakoni karir pertamanya di Indonesia bersama Super Elja. Berbekal kemampuan serta pengalaman yang ia miliki, Dejan percaya bahwa mantan pemain Timnas Serbia U-21 itu akan mampu tampil apik.

Meski belum lama menginjakan kaki di Indonesia, pria asal Serbia itu langsung turun sebagai pemain inti ketika melawan Persela. Maslac bermain penuh selama 90 menit di laga itu.

Berduet bersama Fabiano di area belakang, penampilan Maslac cukup ciamik. Bek bertampang garang tersebut mampu membuat Ega Rizky lebih tenang di bawah mistar.

Selain itu, intersep terhadap bola datar ataupun atas bisa dilakukan dengan baik oleh pemain bertinggi 1,90 meter itu.

Postur tubuhnya yang di atas rata-rata pemain Liga Indonesia, Maslac sering naik membantu serangan ketika PSS mendapatkan sepak pojok maupun tendangan bebas. Tercatat pada saat melawan Persela, setidaknya ada satu peluang melalui sundulan yang ia peroleh.

Melawan Persik, pemain bernomor punggung 51 itu akan menghadapi tantangan berbeda. Maslac ditantang untuk mampu menghentikan pergerakan striker cepat milik Macan Putih, yakni Septian Bagaskara.

Dengan asam garam yang sudah cukup banyak ia cicipi, tentunya para Sleman Fans berharap Maslac mampu membuat Septian mati kutu.

Septian Bagaskara

Penyerang asli Kediri itu merupakan salah satu pemain potensial harapan Tim Nasional Indonesia. Bergabung bersama Persik sejak tim berada di Liga 3, hingga saat ini Septian masih setia menetap di Stadion Brawijaya.

Pada gelaran Liga 3 musim 2018, Septian mampu membwa Persik menjadi kampiun. Ia juga sekaligus memborong gelar top skor dengan torehan 21 gol.

Setelah berhasil mengangkat Macan Putih ke kasta lebih tinggi yakni Liga 2, pemain berusia 23 tahun ini sukses membawa Persik ke habitat sesungguhnya yakni Liga 1. Tak kurang dari 7 gol Septian bagi Persik pada tahun 2019.

Namun, keberuntungan tak memihak pada pemain yang mengidolakan Cristian Gonzales itu. Pada musim tersebut, ia harus mengakhiri musim lebih cepat lantaran menngalami cedera engkel.

Cedera yang awalnya didapat ketika melawan Mitra Kukar di Liga 2 musim 2019 ternyata kembali kambuh ketika dirinya mengikuti latihan bersama Timnas U-22 kala itu.

Setelah vakum dengan waktu yang cukup lama dari petandingan kompetisi resmi, Septian memiliki kans untuk melakukan comeback di ajang Piala Menpora 2021 ini.

Dengan sokongan para pemain senior seperti Faris Aditama, penyerang yang memiliki kelebihan pada kecepatan serta pembacaan bola itu bisa menjadi senjata mematikan.

Septian memang masih mandul ketika menghadapi Persebaya Surabaya pada pertandingan pertama. Namun, para pemain belakang Super Elja  harus tetap mewaspadai pergerakan serta kecepatan pemain bernomor punggung 10 itu.

Komentar

Comments are closed.