Analisis

Players to Watch: Arsyad dan Nur Hardianto

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Pertandingan pekan ke-14 akan mempertemukan Laskar Sembada dengan Pendekar Cisadane. Laga tersebut akan berlangsung di Stadion Manahan, Solo (28/11).

Kendati sama-sama menjadi tim dengan catatan kemasukan gol di atas 20, hasil berbeda mereka peroleh dalam pertandingan terakhir.

Pada pekan ke-13, PSS Sleman dengan susah payah mencuri poin dari pemuncak klasemen, Bhayangkara FC. Sementara itu, Persita Tangerang dilibas Persebaya dengan 4 gol tanpa balas.

Perbedaan tren pada dua tim ini akan menambah serunya pertandingan. Dalam laga nanti, Super Elja akan mengandalkan Arsyad Yusgiantoro, apalagi dengan absennya Nemanja Kojic.

Sementara itu, kubu Pendekar Cisadane akan mengandalkan bomber cepat mereka, yakni Ahmad Nur Hardianto.

Arsyad Yusgiantoro

Pemain kelahiran Tulungagung ini bergabung dengan PSS pada musim 2019. Sebelumya, ia sempat berjibaku dengan cedera kala membela PSM Makassar yang membuatnya kesulitan menembus tim utama.

Sebelum berkarir bersama Juku Eja, permainan Arsyad sempat bersinar bersama Persegres Gresik. Ia yang dimainkan sebagai winger membukukan 5 gol dalam 36 pertandingan selama masa baktinya di sana.

Selama Liga 1 musim ini berjalan, ia terbilang mengampu beberapa peran yang berbeda di lini depan. Ia sudah menjajal posisi penyerang tengah, sayap kanan, dan sayap kiri.

Selain keluwesan perannya, Arsyad juga memiliki etos kerja yang tinggi. Tidak jarang Arsyad berjibaku saat mengokupansi wilayah kerjanya. Kecepatan dan kelihaian dalam mencari ruang membuat bek lawan kerepotan.

Atribut tersebut tentu akan menjadi hal yang diwaspadai pertahanan Persita.

Ahmad Nur Hardianto

Pemain asal Lamongan ini menunjukkan penampilan yang moncer sejak bergabung dengan Persita Tangerang. Performanya mulai menanjak setelah gagal bersinar di Bhayangkara FC. Ia kembali menemukan sentuhannya seperti saat masih membela Persela Lamongan.

Dari 11 pertandingan, sudah 4 gol ia sumbangkan bagi Pendekar Cisadane. Catatan tersebut membuat Nur Hardianto mencatatkan namanya sebagai pencetak gol terbanyak sementara di Persita.

Dian, sapaannya, mengemban peran sebagai sebagai penyerang tunggal yang membuatnya lebih leluasa dalam memaksimalkan peluang. Mayoritas alur serangan juga berujung padanya sehingga kesempatan mencetak gol sangat besar.

Ia juga  memiliki kecepatan sebagai penyerang murni yang membuatnya sangat berbahaya saat memegang bola apalagi di dalam kotak penalti. Hal ini dapat menjadi peringatan bagi pertahanan Laskar Sembada yang digalang Mario Maslac dan kolega.

Komentar

Comments are closed.