Berita

Players To Watch: Bekal Irfan Jaya dan Konsistensi Ady Setiawan

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

PS Sleman yang tergabung dalam Grup C Piala Menpora 2021 akan melakoni laga pamungkas pada Selasa (7/4/2021). Pada pertandingan keempatnya itu, Aaron Evans dan kolega akan melawan Persebaya Surabaya.

Kemenangan atas Persik Kediri beberapa waktu lalu membuka kembali peluang PSS untuk lolos ke babak berikutnya. Jika ingin melenggang ke babak 8 besar, anak-anak Sleman harus mampu menang melawan tim asal Surabaya itu.

Meski Persebaya sudah pasti lolos, tetapi bukan berarti anak asuh Aji Santoso itu akan melepas laga ini begitu saja. Bajol Ijo masih mencari komposisi yang tepat untuk kompetisi Liga 1.

Untuk memenuhi ambisi membawa Super Elja lolos, Dejan Antonic masih akan mengandalkan Irfan Jaya untuk menyisir sisi lapangan. Sementara itu, Persebaya kemungkinan akan bergantung pada kepawaian Ady Setiawan dalam menahan serangan lawan di lini tengah.

Irfan Jaya

Pemain kelahiran Kabupaten Bantaeng ini merupakan salah satu pemain baru bagi PSS di musim ini. Kedatangan dirinya di Sleman menjadi salah satu perpindahan yang paling banyak dibincangkan.

Maklum saja, kemampuan Irfan menjadikannya sebagai salah satu sayap elit di Indonesia. Syukurnya, Super Elja menjadi tim yang dipilih oleh Irfan untuk karir selanjutnya.

Dejan Antonic tidak ragu untuk langsung mengandalkan pemain bernomor punggung 41 itu. Pada tiga awal laga gelaran Piala Menpora 2021, Irfan selalu masuk di susunan sebelas pertama Laskar Sembada.

Ditempatkan sebagai winger, Irfan mampu bermain apik. Sering kali kecepatan serta dribble nya mampu mengelabui lawan. Aksi dari pemain berusia 24 tahun itu berhasil memudahkan tugas para pemain depan PSS.

Contohnya ketika Super Elja mampu mengandaskan perlawanan Persik Kediri. Irfan mampu memberi umpan manja kepada Nicolas Velez yang berujung gol semata wayang di laga itu.

Selain itu, kemampuan eksekusi bola mati Irfan juga cukup apik. Pemain yang memulai karir profesionalnya bersama PSM itu bisa menjadi pengumpan ataupun penembak langsung. Bukti sahih dari Irfan adalah ketika ia mampu menjebol gawang Madura United melalui free kick.

Tentunya melawan tim yang pernah ia bela, Irfan diharapkan masih hafal dengan cara bertahan mantan rekan setimnya itu. Sehingga mampu membantu PSS untuk menemani Persebaya di babak 8 besar.

Ady Setiawan

Penampilan cemerlangnya bersama Martapura FC pada tahun 2015-2018 membuat karier gelandang versatile itu meroket. Ady Setiawan kemudian bermain di kasta tertinggi pada musim 2018 bersama tim asal Kalimantan lainya yakni Barito Putera.

Tak berhenti di situ, awal tahun 2021 ini ia bergabung bersama salah satu tim besar Indonesia, yakni Persebaya Surabaya. Ady menjadi satu dari empat pemain baru yang direkrut oleh manajemen Bajul Ijo.

Termasuk Samsul Arif, Ady Setiawan diharapkan oleh Aji Santoso agar mampu mendongkrak prestasi tim. Kudu bersaing dengan para pemain tengah lainya seperti M. Hidayat dan Hambali Tholib, ia tidak gentar.

Sebagai buktinya, pemain bertinggi 1,75 meter itu selalu bermain sebagai pemain inti pada tiga lawa awal Persebaya di Piala Menpora 2021. Bahkan pada pertandingan melawan Persela, Aji Santoso lebih memilih mengistirahatkan M. Hidayat daripada Ady.

Kemampuannya untuk merusak permainan lawan menjadi salah satu keunggulan yang ia punya. Ady mampu menghentikan atau men-delay serangan lawan tanpa harus banyak terkena peringatan dari wasit.

Setelag melewati tiga laga dengan mengesankan. Melawan PSS, konsistensi pemain yang sudah mencetak satu gol bagi Persebaya itu akan diuji. Menarik untuk disaksikan bagaimana peran Ady dalam menghentikan serangan dari Kim Kurniawan dan rekan-rekan.

Komentar

Comments are closed.