Berita

Players to Watch: Mila dan Defri

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Putaran kedua Liga 1 telah bergulir. Laga antara Arema FC dan Persikabo 1973 menandai mulainya seri keempat yang bertempat di Bali. Sementara itu, laga perdana PSS Sleman dalam seri tersebut akan mempertemukan Laskar Sembada dan Persiraja di Stadion Ngurah Rai (7/1).

Pada pertemuan pertama keberuntungan tidak berpihak pada Super Elja. Anak asuh Dejan Antonic saat itu sempat unggul 2-1, tetapi Laskar Rencong kemudian menyarangkan dua gol ke gawang Ega Risky.

Pertandingan besok akan menjadi ajang balas dendam bagi PSS atas kekalahan tersebut. Irkham Mila yang telah pulih dari cedera akan menjadi momok menakutkan bagi gawang lawan. Sementara itu, Persiraja akan mengandalkan Defri Rizki untuk mengebrak-abrik pertahanan Laskar Sembada.

Irkham Mila

Pemain kelahiran tahun 1998 itu telah lama menjadi pilihan utama PSS, bahkan sejak Seto Nurdiyantoro menjadi pelatih. Pada putaran pertama musim ini sendiri, ia dan Irfan jaya adalah pilihan Dejan Antonic untuk mengokupansi koridor flank dan half-space pertahanan lawan.

Kecepatan menjadi atribut menonjol dari Mila. Dribble-nya yang kencang menjadi senjata mematikan. Walupun salah satu kekurangannya adalah dribble satu lawan satu. Namun, itu cukup teratasi dengan pergerakan tanpa bola yang ia lakukan.

Pemain asal Tegal itu ciamik dalam memosikian diri. Posisi awal yang tepat menguntungkannya dalam beradu lari kala menyambut umpan terobosan. Kecepatan sprint-nya yang juga di atas rata-rata memudahkannya untuk menyambut bola terlebih dulu sebelum pemain bertahan lawan.

Dua atribut tersebut bisa menghindarkan Mila dalam situasi dribble satu lawan satu yang menjadi menjadi kelemahannya. Itu juga membuatnya kerap lepas dari penjagaan bek lawan dan bisa mengeksploitasi ruang di belakang garis pertahanan.

Penetrasinya ke jantung pertahanan lawan memang bukan dengan meliuk-liuk di ruang sempit. Namun, menusuk di belakang barisan bek lawan juga sama berbahanya, apalagi ketika menghadapi blok pertahanan yang tinggi.

Musim ini, Mila telah mengoleksi dua gol. Di laga ini, ia akan beradu tajam dengan kapten tim sekaligus sayap senior Persiraja, Defri Rizki.

Defri Rizki

Pemain asal Takengon tersebut sudah tiga periode membela Laskar Rencong selama karirnya. Pada tahun 2019, ia termasuk jajaran pemain yang berhasil membawa Persiraja promosi ke Liga 1.

Di umurnya yang ke-33 tahun ini namanya masih sering mengisi daftar susunan pemain Persiraja. Ia terbilang terbilang sebagai pemain yang jarang absen. Dari 17 pertandingan musim ini, hanya sekali saja Defri menepi dari skuat.

Kendati usianya bukan usia emas bagi pemain sepak bola, ia tetap bisa menampilkan permainan terbaiknya. Tak jarang dalam suatu laga, Defri berjibaku saat timnya menyerang maupun bertahan.

Determinasinya dalam setiap pertandingan patut diwaspadai. Pasalnya, selain memiliki jam terbang tinggi, Defri juga memilik work rate yang tinggi. Sebuah kombinasi yang berpeluang merepotkan barisan pertahanan Super Elja.

Komentar

Comments are closed.