Berita

Players to Watch: Misbakus Menghadapi Klok

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Keberhasilan merengkuh poin penuh saat menjamu Barito Putera akan coba dilanjutkan oleh PSS Sleman. Besok Jumat (21/10) Super Elja akan menjamu Persib Bandung di Stadion Manahan Solo.

Menghadapi Maung Bandung bukanlah perkaran mudah. Tim asuhan Robert Rene Albert tersebut, bersama PSIS Semarang, menjadi dua tim yang belum pernah menelan kekalahan di seri pertama.

Laskar Sembada sendiri belum pernah meraih kemenangan atas Persib di lima pertemuan terakhir. Tim kebanggaan publik Bandung tersebut bahkan memupuskan asa PSS untuk melaju ke partai final Piala Menpora tahun ini.

Namun, bukan tidak mungkin Super Elja akan memberi kejutan bagi Maung Bandung. Pasalnya, Persib kehilangan dua pilar pentingnya, yaitu Wander Luiz dan Supardi Nasir.

Menarik melihat duel kedua tim tersebut. Apalagi Marc Klok kambali dari hukuman akumulasi kartu dan akan sangat mungkin berduel Misbakus Solihin di lini tengah.

Marc Antony Klok

Pemain yang lahir 28 tahun lalu di Belanda tersebut langsung menjadi salah satu tulang punggung Maung Bandung setelah datang dari Persija Jakarta. Sebenarnya, pemain yang sudah resmi berpaspor Indonesia itu sudah tampak sinarnya saat membela PSM Makassar.

Klok mampu bermain sebagai gelandang bertahan maupun gelandang tengah. Tak heran, ia punya atribut bertahan. Tugasnya jelas menghentikan serangan musuh. Nilai rataan tekel yang ia lakukan pun menyentuh 2,0 per pertandingan dan intersep sebanyak 2,17 per laga.

Selain itu pemain yang pernah menimba ilmu di FC Utrecht tersebut juga memiliki kelebihan sebagai pembangun serangan lewat umpan-umpannya. Atribut itu membuat Klok bisa melakukan peran ganda sebagai nomor 6 dan nomor 8. Ia bahkan sudah mencetak sebiji gol musim ini.

Misbakus Solikin

Pemain yang pernah membela Madura United tersebut belakangan mendapat kepercayaan dari Dejan Antonic untuk mengawal lini tengah Laskar Sembada. Ia menggantikan peran yang di awal musim kerap diemban oleh Aaron Evans.

Saat merengkuh kemenangan melawan Barito Putera ia dipasangkan dengan Kim Kurniawan sebagai double pivot. Jika Kim yang lebih sering naik, Misbakus memosisikan dirinya lebih di belakang sehingga atribut bertahannya lebih berguna di peran ini.

Di laga menghadapi Laskar Antasari, ia bermain sebagai gelandang bertahan dan melepaskan melepaskan 4 tekel sukses untuk memutus serangan lawan. Di laga lain, saat bermain sebagai gelandang tengah, atribut bertahannya juga masih kental dengan melepaskan 2 tekel dan 1 intersep kala melawan Madura United.

Tak hanya itu Misbakus Solikin juga memiliki kelebihan dalam menjaga penguasaan bola agar tetap berada di pihak Laskar Sembada. Situasi tersebut bisa menguntungkan PSS walaupun gaya bermain di bawah Dejan Antonic tak terlalu mengandalkan penguasaan bola.

Komentar

Comments are closed.