Berita

Players to Watch: Persaingan Ega Rizky dan Wawan Hendrawan

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Cukup mengejutkan PS Sleman bisa melakoni laga lanjutan babak 8 besar Piala Menpora 2021 setelah tereok-seok di awal turnamen. Kemenangan atas Persebaya Surabaya membawa Super Elja juara Grup C yang artinya mereka kudu melawan peringkat dua Grup D, yaitu Bali United.

Duel kedua tim yang menggunakan maskot burung itu akan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung besok (12/04). Dalam fase grup, baik PSS maupun Bali United, sama-sama hanya kebobolan dua gol. Torehan itu menjadikan keduanya sebagai tim dengan pertahanan terbaik.

Bedanya, PSS kebobolan dua gol hanya dari laga melawan Madura United. Tiga laga sisanya, Laskar Sembada. Sementara itu Bali United, kebobolan dua gol saat melawan Persita Tangerang dan Persib Bandung dan hanya sekali mencatatkan nirbobol.

Pertahanan apik tersebut, tidak lepas dari peran kedua penjaga gawang, Ega Rizky di kubu PSS serta di Bali United ada nama Wawan Hendrawan. Dua kiper tersebut sama-sama memainkan tiga laga di fase grup.

Ega Rizky

Penjaga gawang berusia 28 tahun itu telah bersama PSS sejak Liga 2. Ia termasuk pemain yang mengantarkan Super Elja juara sekaligus promosi ke Liga 1. Penampilannya memang gemilang, Laskar Sembada sendiri sempat kewalahan kala menghadapinya pada 2017 saat masih berseragam PSCS Cilacap.

Di Liga 1 2019 lalu, Ega berhasil mendapatkan 8 pertandingan tanpa kebobolan. Tentu performa itu memberi rasa aman di garis pertahanan Laskar Sembada. Sementara itu, pada musim berikutnya, PSS memainkan tiga laga dengan satu laga tanpa kebobolan sebelum liga berhenti karena pandemi.

Dalam pertandingan perdana di Piala Menpora, Ega sempat kebobolan dua gol dari Madura United. Selebihnya ia main dua laga melawan Persela dan Persebaya yang berhasil dijalani tanpa kebobolan.

Di kalangan pendukung Laskar Sembada, ia moncer karena beberapa penyelamtan yang spektakuler, terutama di bola-bola atas. Sebagai seorang kiper, Ega hanya memiliki tinggi 1,76 cm. Meskipun demikian, lompatannya dan jangkauan tangannya cukup jauh.

Refleks juga menjadi salah satu atribut yang menonjol darinya. Tak jarang, ia sukses mengamankan gawang dari bola yang arahnya berubah atau shooting mendadak dari lawan.

Oleh karena itu, Sleman Fans sering disebut sebagai De Ega. Julukan itu merujuk pada nama penjaga gawang Manchester United yang juga memiliki refleks di atas rata-rata, David De Gea.

Satu lagi, Ega juga cukup lihai memainkan bola dengan kakinya. Kemampuan itu biasanya digunakan saat PSS berusaha membangun serangan dengan menggulirkan si kulit bulat dari kiper. Saat harus menyapu serangan lawan, atribut tersebut bermanfaat pula.

Wawan Hendrawan

Meski bisa diaebut pemain gaek, kemampuan Wawan Hendrawan belum bisa dianggap remeh. Ketika Bali United juara Liga 1 2019, Wawan Berhasil tidak kebobolan di 12 laga. Tentu saja merupakan capaian  gemilang, mengingat usianya saat ini sudah mencapai 38 tahun. Musim berikutnya, ia berhasil nirbobol sekali.

Sementara itu, di piala Menpora kali ini, Wawan sudah kebobolan dua kali di dua laga yang berbeda. Pertama ketika melawan Persita Tangerang dan kedua ketika melawan Persib Bandung, yang mana kedua laga tersebut berakhir imbang 1-1.

Kiper asal Brebes itu juga tidak pernah diganti di turnamen ini. Ia selalu menjadi pilihan utama pelatih Stefano Cugurra untuk mengawal gawang Bali United, meskipun Serdadu Tridatu juga memiliki kiper U-23 Indonesia, Nadeo Agrawinata.

Julukan Spiderwan yang disematkan padanya bukan tanpa alasan. Penjaga gawang berpostur 1,78 cm itu memiliki tangkapan yang lengket. Selain itu, kelihaiannya dalam menghalau bola yang mengarah ke berbagai posisi di gawangnya juga perlu jadi perhatian khusus. Timnas pun sempat menggunakan jasanya.

Untuk pertandingan besok, Wawan sepertinya masih akan menjadi pilihan dari Teco untuk mengawal gawang Serdadu Tridatu. Dengan kemampuannya tersebut, menjadi menarik bagaimana lini depan Super Elja akan menghadapi mantan kiper Persiba Balikpapan itu.

Komentar

Comments are closed.