Berita

Players to Watch: Pluim dan Juninho

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Gelaran Liga 1 telah memasuki seri ketiga yang akan kembali berlangsung di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta. Pada pertandingan perdana, PSS Sleman yang sedang dalam tren positif akan menjamu PSM Makassar di Stadion Manahan (18/11).

Kemenangan di dua laga terakhir jelas menjadi modal kepercayaan diri skuat Super Elja yang pelan tetapi pasti mulai merangsek naik di klasemen sementara.

Di sisi lain, Juku Eja yang bermain jauh dari kandang harus menelan pil pahit. PSM telah menelan dua kali kekalahan dan satu kali seri dalam lima laga terakhir mereka.

Baik Laskar Sembada maupun Juku Eja mengandalkan playmaker asing yang menjadi motor serangan. Terdapat Juninho di kubu PSS dan Willem Jan Pluim di tim PSM.

Willem Jan Pluim

Pemain kelahiran Belanda 32 tahun lalu ini sempat dilirik oleh raksasa Eredivisie yaitu Fayenoord ketika berumur 21 tahun. Hal itu menandakan Pluim memiliki bakat sepak bola di atas rata-rata.

Talenta didikan Vitesse Arnhem tersebut menghabiskan awal karirnya di Belanda sebelum hijrah ke Asia Tenggara tepatnya ke Vietnam. Jalan terjal ia lalui saat berkarir di sana karena sempat diputus kontrak akibat penyakit infeksi usus. Hingga pada tahun 2016, PSM merekrutnya.

Sejak saat itu Pluim kembali ke performa terbaiknya. Ia berkembang menjadi gelandang serang kreatif yang juga licin ketika menguasai bola. Dengan postur yang tinggi besar ternyata tidak menjadi hambatan baginya untuk menggocek lawan, tidak jarang ia juga mencetak gol dari aksi individunya.

Ia mempunyai peran vital di PSM. Di Liga 1 musim ini saja, ia sudah menyumbang 2 gol dan 3 asis dalam 11 kali pertandingan.

Juninho

Laga melawan Arema FC pada seri perdana Liga 1 musim ini menjadi debut manis bagi Juninho. Bagaimana tidak, ia mencetak gol penentu kemenangan bagi Laskar Sembada kala itu.

Melawan Barito Putera ia kembali menunjukkan magisnya yang sekali lagi mempersembahkan gol kemenangan di menit-menit akhir pertandingan.

Walaupun berposisi sebagai nomor 10, ia tak hanya melaksanakan tugas untuk memberi suplai bola ke lini serang. Pergerakan tanpa bola Juninho yang apik tak jarang menempatkannya di posisi yang leluasa untuk mengeksekusi peluang.

Juninho terbilang rajin dalam mengancam gawang lawan. Musim ini, total sudah 15 tembakan yang ia lesakkan ke gawang lawan, di mana 7 di antaranya menemui sasaran. Selain itu, ia juga memiliki kemampuan mengeksekusi bola mati yang dapat berguna kala Laskar Sembada mengalami kebuntuan.

Komentar

Comments are closed.