Analisis

Players to Watch: Samsul Arifin dan Riyanto Abiyoso

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

PSS Sleman akan melakoni pertandingan terakhir di Liga 1 2021/2022 sebelum kompetisi libur dalam rangka Piala AFF 2020. Pada laga yang akan digelar besok Sabtu (11/12), Super Elja akan menghadapi Persela Lamongan.

Melakoni pertandingan ke-17 di liga musim ini, kedua tim akan berusaha mengambil poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen. Laskar Sembada berambisi untuk mengamankan 10 besar sedangkan Laskar Joko Tingkir mencoba untuk menjauh dari zona merah.

PSS yang kehilangan poin penuh di menit akhir kala menghadapi Persipura akan memaksimalkan peran Samsul Arifin di lini belakang. Sementara sang lawan akan tetap memberi kepercayaan kepada Riyatno Abiyoso di sisi kanan.

Samsul Arifin

Samsul Arifin menjadi salah satu andalan Dejan Antonic untuk mengisi pos belakang PSS. Meski kadang ia harus bergantian dengan Derry Rachman Noor di posisi tersebut, mantan pemain Persela itu tetap mampu menampilkan permainan yang apik.

Samsul yang hampir memasuki usia kepala tiga tentu memiliki banyak pengalaman dalam berbagai atmosger di pertandingan. Kelebihan itu yang seringkali dibutuhkan oleh Laskar Sembada ketika tim lawan mampu mendominasi permainan.

Ketenangan serta kecermatan dalam membaca permainan lawan menjadi senjata bagi pemain berusia 29 tahun itu. Ia lebih sering menunggu momen yang tepat untuk menghentikan pemain lawan, terutama yang memiliki kecepatan tinggi.

Pria kelahiran Pasuruan itu tercatat sudah melakoni 8 pertandingan sebagai starter, termasuk saat PSS meraih hasil imbang melawan Mutiara Hitam. Pada laga tersebut, Samsul mampu menctatakan 4 kali intersep dan 21 kali umpan sukses.

Melawan kesebelasan yang pernah ia bela, tentu Samsul memiliki tugas yang cukup berat, terutama menghadapi winger muda Laskar Joko Tingkir bernama Riyatno Abiyoso.

Riyatno Abiyoso

Riyatno Abiyoso menjadi salah satu pemain muda yang bersinar di Liga 1 2021/2022. Hal tersebut tidak mengejutkan jika menilik statistik yang ia miliki.

Pemain bertinggi 165 cm itu menjadi andalan Persela dalam menyokong para striker untuk menjebol gawang lawan. Lima belas kali ia selalu menjadi pemain inti dengan menorehkan catatan dua asis untuk timnya.

Selain piawai dalam membuat peluang bagi pemain lain, pria yang juga mempunyai bisnis minuman itu lihai dalam memanfaatkan kesempatan yang ada. Tiga gol sudah ia lesakan ke gawang lawan sepanjang kompetisi ini bergulir.

Kecepatan serta visi bermain merupakan beberapa keunggulan yang dimilikinya. Abiyoso kerap melakukan pergerakan dinamis dengan beroperasi di sisi kanan atau kiri lapangan.

PSS yang masih memiliki masalah di lini belakang bisa menjadi sasaran empuk bagi pemain berusia 22 tahun itu. Jika tidak dapat diantisipasi dengan baik, tidak menutup kemungkinan bahwa Abiyoso akan menjadi mimpi buruk bagi Bagus Nirwanto dan kolega.

Komentar

Comments are closed.