Opini

Players to Watch: Supriyadi dan Rizky Dwi

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Putu Gede akan berusaha untuk meneruskan tren positifnya bersama PSS Sleman, setelah mampu membuat debut manis saat mengalahkan Persiraja Banda Aceh dengan skor 4-1. Kali ini, pria asal Denpasar itu akan menghadapi Arema FC.

Singo Edan tentu saja bukanlah lawan yang mudah bagi Super Elja. Hingga pekan ke-18, skuat asuhan Eduardo Almeida tersebut menjadi pemuncak klasemen saat ini. Tim asal Malang itu hanya merasakan 1 kali kekalahan.

Menariknya, kekalahan Arema didapat kala mereka menghadapi Kim Kurniawan dan kolega. Saat itu PSS yang masih di bawah asuhan Dejan Antonic berhasil membungkam sang lawan dengan skor 2-1.

Laga ini tentu saja akan menjadi pertandingan yang seru. Posisi sayap PSS yang kemungkinan akan diisi Supryiadi diprediksi akan menemui tantangan lebih sulit. Mantan pemain PSIM Yogyakarta itu akan berhadapan langsung dengan Rizky Dwi Febrianto yang masuk dalam skuat Timnas di Piala AFF 2020.

Supriyadi

Berstatus sebagai debutan di tim Laskar Sembada tak membuatnya kesulitan untuk mendapatkan tempat utama di tim. Putu Gede langsung mempercayai pemain yang akrab dipanggil Eeng itu kala PSS menjamu Persiraja.

Ia tak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Satu gol berhasil Eeng lesakkan melalui tandukannya. Tak hanya itu, ia yang bermain lebih banyak di sisi kiri juga berhasil memberi satu asis kepada Riki Dwi.

Kecepatan pemain bernomor 87 tersebut akan menjadi salah satu senjata bagi PSS dalam laga yang berlangsung besok (11/1). Pastinya kecepatan tersebut bukan hanya tentang sprint saja, tetapi Eeng memiliki dribble accuracy yang cukup baik dalam lingkup kompetisi Liga 1.

Apabila PSS mengalami deadlock, pria asal Jawa Timur itu bisa menjadi salah satu amunisi bagi tim. Akurasi tendangan yang ia miliki tak jarang mampu merepotkan kiper lawan.

Bersama Irkham Mila, Putu Gede berharap Eeng mampu bermain dinamis dengan saling bergantian berpindah posisi satu sama lain. Hal tersebut diharapkan mampu memecah kerapian pertahanan Arema FC.

Rizky Dwi Febrianto

 Setelah berhasil mengakhiri 2021 bersama dengan Timnas asuhan Shin Tae-yong, di ajang Piala, Rizky mampu membuka 2022 dengan catatan apik.

Satu gol dari kakinya mampu membawa Arema FC mengandaskan pesaing terdekat mereka di klasemen, yakni Bhayangkara FC. Selain satu gol yang ia cetak, permainan konsisten sepanjang pertandingan mampu menjadikannya sebagai Man of The Match dalam laga itu.

Meski Singo Edan memiliki pemain berpengalaman di posisi bek kanan, yaitu Diego Michels. Eduardo Almeida selaku pelatih Arema FC tampaknya lebih mempercayai Rizky untuk mengisi pos tersebut.

Melawan PSS yang sedang berada dalam tren bagus, hal tersebut akan menjadi rintangan tersendiri bagi pemain asal Jember itu.

Kegemaran Rizky dalam melakukan overlap akan menambah peluang bagi Arema FC untuk mencetak gol. Apalagi sisi kiri pertahanan PSS belum teruji betul setelah hengkangnya Samsul Arifin ke Persik.

Pemain berusia 24 tahun itu, sukses mencatatkan 58 kali intersep selama Liga 1 2021/2022 berlangsung. Catatan tersebut mengindikasikan bahwa ia juga apik dam membaca permainan lawan.

Rizky berpeluang untuk berhadapan langsung dengan Eeng yang memiliki teknik cukup baik. Jika mampu mematikan sisi sayap Super Elja, Arema FC akan lebih mudah dalam menguasai jalannya pertandingan.

Komentar

Comments are closed.