Analisis

Preview Kalteng Putra vs PSS: Sabar Manfaatkan Ruang

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

PSS akan menjalani laga tandang rasa kandang pada lanjutan pekan ke-7 Shopee Liga 1 2019 melawan Kalteng Putra. Akibat belum rampungnya renovasi Stadion Tuah Pahoe, Laskar Isen Mulang harus menjalani laga kandang di Yogyakarta. Jika biasanya Gede Sukadana dan kolega menggunakan Stadion Sultan Agung sebagai homebase, hal berbeda akan terjadi saat menghadapi PSS pada Minggu, (7/7/2019), malam WIB. Kalteng Putra akan menjamu PSS di Stadion Maguwoharjo yang juga merupakan kandang Super Elja.

Sebuah keuntungan bagi PSS, tapi tetap harus waspada terhadap permainan Kalteng Putra. Tanpa diperkuat empat pemain inti, Laskar Isen Mulang harus takluk dari tamunya, Borneo FC, di pertandingan terakhirnya. Tiga dari empat pemain yang harus absen pada laga tersebut sudah bisa kembali bermain saat menghadapi PSS. Gede Sukadana dan Fajar Handika siap kembali mengawal lini tengah. Kehadiran Patrick Wanggai tentu akan membahayakan lini belakang Super Elja. Hanya Diogo Campos yang masih harus absen akibat kartu merah yang didapatnya saat menghadapi Bali United.

Pada momen menyerang, Laskar Isen Mulang akan mengandalkan Yohanes Pahabol, Patrick Wanggai, dan Antoni Putro di lini depan. Hedipo atau Yoo-Hyun Koo akan memberikan dukungan dari lini kedua bersama Sukadana dan Fajar Handika. Biasanya, Anak asuh Gomes di Olivera akan mencoba melakukan overload di salah satu sisi lapangan. Saat kombinasi umpan berhasil menembus pertahanan lawan, Pahabol atau Antoni akan langsung menusuk untuk melepaskan tembakan atau memberikan crossing ke pemain yang berada di kotak penalti. Jika overload yang dilakukan tidak berhasil, Sukadana atau Fajar Handikan sudah bersiap melakukan sirkulasi untuk memidahkan bola ke sisi jauh.

PSS harus memastikan para pemain tidak mengalami kalah jumlah di sisi penyerangan Kalteng Putra. Selain itu, semua pemain harus aktif untuk membantu pertahanan. Yehven atau Brian bisa mencoba untuk mengganggu sirkulasi yang akan dilakukan Kalteng Putra dengan menjaga area tengah dimana Sukadana dan Fajar Handika beroperasi. Mematikan aliran bola Sukadana juga penting untuk dilakukan untuk mengurangi variasi serangan yang bisa dilakukan Laskar Isen Mulang. Pemain kelahiran Bali tersebut berperan cukup sentral untuk mengalirkan bola dari lini belakang ke lini depan.

Untuk menang, Super Elja tentu harus mampu mencetak gol. Karenanya, Brian dan kolega harus mampu menembus pertahanan Laskar Isen Mulang yang dikomandoi oleh OK John dan Rafael Bonfim. Kalteng Putra bertahan dengan formasi 4-2-3-1. Dengan menerapkan blok menengah, area tengah Kalteng Putra akan menjadi penuh. Sukadana dan Fajar Handika yang berperan sebagai double pivot akan memastikan tidak ada ruang antar lini yang bisa dimanfaatkan oleh lawan.

Sabar dalam menguasai bola akan menjadi hal penting untuk dilakukan oleh anak asuh Seto Nurdiyantoro. Jika Kalteng Putra mencoba mempersempit ruang antar lini, Alfonso dan teman-teman bisa memanfaatkan ruang lain yang tersedia terlebih dahulu.

Gelandang PSS bisaΒ mencoba untuk turun terlebih dahulu di depan blok bertahan Kalteng Putra untuk mempermudah mengalirkan bola. Memindahkan bola dari satu sisi ke sisi yang lain dengan sabar, berusaha menggoyang blok bertahan lawan sambil bersiap memanfaatkan ruang yang muncul saat lawan menggeser blok bertahannya.

Cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan mengirimkan bola panjang melambung ke ruang di belakang lini belakang Kalteng Putra. Hal ini akan memaksa pemain bertahan Kalteng Putra untuk turun dan membuat jarak antara lini belakang dan lini tengah sedikit renggang. Celah yang kemudian bisa dimanfaatkan oleh Brian dan kolega untuk menciptakan peluang mencetak gol. Apapun cara dan solusi yang dilakukan oleh pemain, penting untuk memanfaatkan ruang yang tersedia. Memanipulasi organisasi bertahan Kalteng Putra akan menjadi ujian selanjutnya.

Keuntungan bermain tandang rasa kandang ini pun tentu akan lebih maksimal dengan dukungan dari semua elemen Sleman Fans. Sudah siap penuhi seluruh penjuru tribun Stadion Maguwoharjo, kan?

Komentar

Comments are closed.