Analisis

Preview PSS Sleman vs Persipura Jayapura: Ujian Tandang Pertama

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

PSS Sleman mengawali dua pekan awal Shopee Liga 1 2019 dengan dua partai kandang. Pada pekan ketiga, tim berjuluk Super Elja ini baru akan bertandang ke Jayapura untuk menghadapi Persipura. Sebagai tim promosi, partai tandang pertama di Liga 1 ini harus bisa dimanfaatkan oleh PSS untuk belajar mempersiapkan banyak partai tandang lainnya dengan tetap mencari celah untuk mencuri poin.

Berbeda dengan PSS yang sudah memainkan dua partai kandang, Persipura justru baru akan melakoni pertandingan pertama di Stadion Mandala Jayapura saat menjamu Super Elja. Hal yang harus diwaspadai oleh Bagus Nirwanto dan kolega.

Mutiara Hitam tentu akan menampilkan permainan terbaik di rumahnya sendiri. Walaupun tanpa Boaz Solossa yang mendapat hukuman larangan bermain dari Komdis PSSI serta Marinus Manewar yang terkena kartu merah pada pekan kedua, anak asuh Luciano Leandro tentu akan tampil agresif demi tiga poin pertama di Liga 1.

Bermain dengan formasi 4-3-3, Persipura diprediksi akan mencoba untuk menguasai penguasaan bola sambil mencoba untuk mencari celah di blok pertahanan lawan. Mutiara Hitam akan memindahkan serangan dari kiri ke kanan dengan sabar.

Mensirkulasi bola dengan sabar sambil menunggu goyahnya pertahanan lawan. Saat momen untuk menembus pertahanan lawan muncul, Titus Bonai dan kolega akan melakukan kombinasi umpan dan running from behind untuk mencari ruang di belakang garis pertahanan lawan. Crossing atau cutback akan menjadi cara Persipura untuk menciptakan peluang.

Selain mencoba mengambil inisiatif penguasaan bola, Ricardo Salampessy juga tidak segan untuk langsung melepaskan umpan vertikal disaat garis pertahanan lawan terpancing untuk naik saat melakukan pressing. Ruang di belakang garis pertahanan lawan dan kecepatan lari dan kemampuan dribble pemain Mutiara Hitam adalah kombinasi mematikan yang perlu diwaspadai.

Meredam serangan Persipura akan menjadi tantangan tersendiri bagi PSS. Saat Batata belum bisa tampil karena masih proses pemulihan cedera, Nerius Alom dan Dave Mustaine harus ikut menepi karena cedera yang didapat saat menghadapi Semen Padang FC.

Dapat dipastikan bahwa Brian Ferreira akan didampingi oleh pemain yang berbeda dari dua pertandingan awal. Kesempatan yang harus dimaksimalkan dengan sebaik-baiknya oleh Sidik Saimima, Wahyu Sukarta, hingga Riki Kambuaya untuk menunjukkan kualitasnya.

Super Elja bukan tanpa peluang. Terdapat beberapa catatan yang dapat dimanfaatkan oleh Brian dan kolega untuk mengejutkan Persipura. Kedua fullback Persipura yang sering ikut naik membantu serangan meninggalkan ruang.

Ruang tersebut bisa digunakan untuk Hari Yudo dan Yehven untuk melakukan serangan balik cepat. Dua gol Persela ke gawang Persipura di pekan kedua diawali dengan serangan balik memanfaatkan ruang yang ditinggalkan oleh Yustinus Pae dan Valentino Telaubun.

Meski begitu, bermain bertahan dan mencari peluang melakukan serangan balik selama pertandingan akan sangat melelahkan. Hal ini belum ditambah dengan perjalanan ke Jayapura yang tentu juga mempengaruhi fisik pemain. PSS harus mampu memanfaatkan sebaik mungkin momen untuk bertahan untuk melakukan serangan balik dan momen untuk menguasai bola untuk memainkan tempo permainan.

Sebelum pertandingan dimulai, PSS dan Persipura dalam keadaan yang sama, dengan peluang menang yang sama juga. Sebelum peluit panjang tanda pertandingan berakhir pun, semua keadaan masih bisa berubah.

Semua akan ditentukan oleh 11 pemain PSS dan 11 pemain Persipura yang berada di lapangan. Oleh karena itu, mari berikan dukungan terbaik untuk para penggawa dalam lawatannya ke tanah Papua, dengan suara maupun doa. Enjoy the game, Super Elja!

Komentar

Comments are closed.