Berita

Preview PSS vs Madura United: Duel Tim Bertabur Bintang

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Piala Presiden 2019 akhirnya resmi bergulir, laga antara Persib bandung vs PS Tira Kabo menjadi laga pembuka. Super Elja berada di grup D, yang berisikan tim-tim besar dengan materi pemain yang mentereng. Grup ini terdiri dari Persija Jakarta, Madura United, dan Borneo FC.

Selasa, 5 Maret 2019, PSS akan melakoni partai perdananya dengan melawan Madura United. Pertandingan diprediksi akan berjalan menarik walau mempertemukan dua tim dengan target yang berbeda. Madura United datang ke Sleman dengan target menjadi juara di Piala Presiden 2019, sedangkan PSS menggunakan ajang pramusim ini untuk mematangkan komposisi skuat menjelang Liga 1 2019.

Baik PSS maupun Madura United merupakan tim bertabur bintang. Tajuk pertandingan all star bisa disematkan pada pertandingan ini. Hal tersebut  tidak lepas dari kebijakan transfer kedua tim.

Sang tamu, Madura United jor-joran dalam perekrutan pemain. Label pemain bintang tanah air mereka datangkan untuk memuluskan target mereka untuk menjuarai Liga 1 2019. Nama pemain seperti M Ridho, Andik Vermansyah, Zulfiandi, Marko Meraucke, Beto Goncalves, A Rakic, Dane Milanovic, Jaimerson.

Di kubu tuan rumah, kebijakan transfer yang mirip dengan Madura United dilakukan oleh manejemen PSS. Walaupun dengan perspektif yang berbeda. Untuk mengarungi Liga 1 2019, PSS mendatangkan para pemain bintang di Liga 2.

Pemain-pemain dengan penampilan impresif sepanajang Liga 2 2018 didatangkan. Nama seperti Gufron, Ikhwan Ciptadi, Dery Nor, Haris Tuharea, Ricky Kambuaya, dan Kushedya Yudho ditarik untuk memperkuat PSS. Selain itu, PSS juga mendatangkan banyak pemain muda jebolan Liga 1 seperti Sidik Saimima, Nerius Alom, Arsyad Yusgiantoro. Kemudian untuk pemain asing, PSS juga mendatangkan pemain yang belum pernah bermain di Indoensia: Alfonso de la Cruz (Spanyol) dan Brian Fereirra (Argentina/Irak).

Menghadapi PSS, Madura United dipastikan akan tampil full team. Mereka bisa menurunkan para pemain terbaiknya, terutama pemain yang akan dipanggil timnas. Dengan ambisinya menjadi juara di ajang pramusim ini, Madura United diprediksi akan menurunkan pemain terbaiknya saat melawan PSS.

Memanfaatkan skuat yang dimiliki, Madura United akan memainkan formasi 4-3-3. M Ridho di posisi penjaga gawang, kemudian Fahrudin, Jaimerson, Andik Rendika dan Marcko Meraudje di barisan belakang. Di lini tengah, Zahrahan Kranggar akan berduet dengan Slamet Nurcahyo dan Zulfiandi. Barisan penyerang, akan diisi oleh Rakic, Andik Vermansyah, dan Greg Nwokolo.

Banyaknya pemain bintang tidak serta merta membuat Madura United tanpa celah. Setidaknya hal itu yang terlihat di beberapa pertandingan terakhir mereka di luar kandang. Para pemain terkadang kesulitan dalam menunjukkan permainan kolektif, dan bermain secara individual. Walau begitu, dipastikan tim pelatih telah melakukan evaluasi dan perbaikan untuk menyongsong Piala Presiden.

Di kubu PSS, penampilan yang kurang meyakinkan kala melawan Borneo FC di Piala Indonesia masih membayangi. Apalagi semenjak itu PSS berlatih tanpa didampingi oleh Seto Nurdiantoro. Tidak adanya kreator di lini tengah dan predator di lini depan membuat permainan PSS monoton.

Hadirnya tiga pemain asing diharapkan bisa membuat permainan PSS menjadi lebih hidup. Patut dinantikan bagaimana peran Brian Fereirra menghidupkan lini tengah Super Elja. Hadirnya De la Cruz juga menjadi jawaban lemahnya lini belakang PSS dalam mengantisipasi bola-bola atas.

Ega Riski akan mengisi posisi kiper, Bagus Nirwanto, de La Cruz, Gufron, Dery Nor mengisi posisi bek. Nerius Alom akan menjadi gelandang jangkar, meng-cover Saimima dan Brian Fereirra. Di posisi sayap, kemungkinan akan diisi Haris Tuharea juga Rangga Muslim, dan Kushedya Yudho di posisi striker.

Banyaknya pemain muda di kubu PSS menjadikan pekerjaan rumah tersendiri bagi tim pelatih, terutama dalam hal mengontrol emosi di lapangan. Pada beberapa pertandingan sebelumnya, pemain PSS tampak beberapa kali tidak bisa mengontrol emosinya dan melakukan hal-hal yang tidak perlu. Hal ini harus segera ditemukan jalan keluarnya sehingga tidak mengganggu strategi yang sudah dirancang.

Semangat tinggi dan bermain ngotot adalah senjata yang bisa digunakan penggawa Super Elja untuk meredam skuat mewah dari Madura United. Adanya suntikan pemain asing di kubu PSS diprediksi bisa membuat Super Elja tampil lebih baik dan mampu memberikan perlawanan kepada Madura United. Jadi siapa yang akan menjadi pemenang di pertandingan dua tim bertabur bintang ini?

Komentar
Ahmad Indra Pranata

Dokter muda yang mencintai sepakbola, bisa kamu hubungi di akun Twitter @mamas_ahmad

Comments are closed.