Analisis

Preview PSS vs PSM: Menghambat Akses Klok dan Pluim

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

PSM memiliki cara bermain yang hampir identik dengan PSS. Tim asuhan Darijo Kalezic ini berani membangun serangan dari kiper. Tim Juku Eja memainkan sepakbola menyerang dengan basis ball possesion yang bergerak dari lini ke lini.

Mereka mengandalkan kreativitas para gelandang untuk menciptakan peluang baik melalui area tengah atau memanfaatkan kecepatan dan umpan crossing dari para winger di koridor sayap.

Layaknya Dave dan Brian yang menjadi otak serangan PSS, Klok dan Pluim adalah inisiator utama dalam setiap serangan Juku Eja. Serangan PSM Makassar akan lebih berbahaya apabila klok dan Pluim bebas dan leluasa dalam mendistribusi bola.

Hal yang mungkin sedikit berbeda adalah, PSM memiliki opsi-opsi lain untuk keluar dari pressing lawan ketika para gelandang tidak terakses saat fase awal membangun serangan. Hal yang mungkin mengingatkan kita saat PSS kesulitan saat bertemu dengan lawan yang memiliki intensitas pressing tinggi dalam mengganggu fase awal membangun serangan seperti PSIS dan Persela.

PSM memiliki bek tengah  yang sangat aktif terlibat dalam membangun serangan. Selain kemampuan ball playing defender-nya yang sangat baik, Anbdul Rahman dan Evans mampu melihat ketersediaan ruang dibarea depan  ketika ke area gelandang PSM tertutup. Dua bek tengah ini tidak ragu untuk naik membawa bola menggangu kerapatan blok bertahan lawan.

Bahkan Evans terlihat nyaman untuk terus menggiring bola sampai ke area sepertiga akhir. Manuver bek tengah ini sedikit banyak akan menggangu konsentrasi bertahan Batata dan kawan kawan.

Untuk meredam kengerian serangan PSM, hal pertama yang harus dilakukan pemain PSS adalah memastikan akses bola ke Klok tertutup atau mengganggu kenyamanan Klok dalam memegang bola. Selanjutnya adalah dengan menjaga kerapatan blok di area tengah.

Selain untuk mengurangi keleluasaan Klok dan Pluim di area tengah, jarak antar pemain yang rapat juga akan menutup ruang bagi kedua bek tengah PSM untuk naik. Aware terhadap pergerakan penyerang PSM yang turun untuk menjemput bola adalah aksi lanjutan yang harus dilakukan oleh para punggawa Super Elja.

Lantas bagaimana urusan PSS dalam menciptakan gol untuk menang ?

PSM memliki kecenderungan melakukan high pressing, mengganggu fase awal lawan dalam membangun serangan dengan mengisolasi bola dan memaksa lawan membangun serangan melalui samping atau bahkan dengan long-ball.

PSS harus lepas terlebih dahulu dari jebakan pressing dan penjagaan man marking gelandang PSM dan langkah selanjutnya adalah memanfaatkan ruang antar lini yang tercipta dari konsekuensi permainan high pressing PSM yang tidak diimbangi dengan naiknya garis pertahanan Abdul Rahman dan kolega.

Brian sangat ahli  dalam pemanfaatan ruang antar lini ini, dan tugas Dave adalah memastikan bola dapat diterima dengan nyaman oleh Brian diruang tersebut. Semoga malam nanti para pemain PSS bisa memaksimalkan apa yang dia punya dan memanfaatkan setiap peluang yang ada

Komentar

Comments are closed.