Berita

PS Sleman Bertekad Bangkit dari Kekalahan

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Bermain di Stadion Andi Mattalatta, PS Sleman harus mengawali Shopee Liga 1 musim 2020 dengan kekalahan. Fitra Ridwan dan kolega dipaksa menyerah dari PSM Makassar dengan skor tipis 2-1. Tuan rumah mampu unggul lebih dulu di menit 39’ melalui tendangan bebas nan cantik Ferdinand Sinaga yang meluncur ke pojok kiri atas gawang Ega Rizky.1-0 skor berakhir hingga babak pertama.

Di babak kedua, tim Juku Eja kembali menggandakan keunggulan lewat Hussein El-Dor. Lagi-lagi lewat situasi bola mati PSM mampu unggul 2-0 atas tim tamu. PS Sleman bukan tanpa peluang. Berkali-kali pasukan Super Elja membangun serangan, namun masih gagal lantaran lemahnya konsep bermain.

Akhirnya PSS mendapatkan hadiah penalti, setelah kesalahan terjadi di lini pertahanan  PSM. Tertangkap melakukan handball. Yevhen Bokhasvili yang ditunjuk sebagai algojo sukses memperkecil ketertinggalan. Skor 2-1 bertahan hingga peluit panjang.

Pada sesi konferensi pers, tim pelatih PSS yang diwakili oleh Suwandi mengatakan anak asuhnya mampu memberikan perlawanan yang maksimal. Sebelum pertandingan, pihaknya sudah mencoba untuk mengantisipasi bola mati dan bola-bola atas dari PSM.

“Pertandingan hari ini sangat bagus. Anak anak sudah memberikan yang maksimal dan terbaik. Memang kita sudah prediksi dari sebelum bertanding kita antisipasi bola-bola set piece. Namun, kita harus kemasukan dari situ dan saya bilang kemarin waspadai striker tinggi. Tapi anak-anak sudah bermain sesuai intruksi pelatih dan bermain luar biasa,” terang pelatih yang pernah membela PSM Makassar bersama Bimasakti dan Kurniawan DY di medio awal 2000-an.

Sementara itu dari sisi pemain,  Fitra Ridwan berpendapat bahwa para penggawa Super Elja telah bermain dengan maksimal. Beberapa peluang tercipta, meski pada akhirnya hasil harus berkata lain. Ia bertekad untuk bisa bangkit di laga selanjutnya saat melawan Persikabo di Stadion Maguwoharjo pekan depan.

“Dari pemain semua sudah maksimal ya, tapi hasil kurang memuasakan. Kami dari pemain ingin bangkit di pertandingan berikutnya, Insyaallah ke depan akan lebih baik. Pertandingan sebenarnya memang bagus. Secara kita juga banyak memiliki banyak peluang, ya tapi kita harus berusaha lagi di kandang untuk ambil tiga poin,” pungkas pemain kelahiran 16 Maret 1994 ini.

 

Komentar

Masih menimba ilmu di UIN Sunan Kalijaga dan masih akan terus mencintai PSS. Bisa dihubungi via akun Twitter @al_arif14

Comments are closed.