Berita

PSS Sleman Gagal Curi Poin di Markas Persija

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

PSS Sleman melakoni pekan keenam Shopee Liga 1 dengan bertandang ke markas Persija Jakarta di Stadion Patriot Chandrabaga. Sebelas pemain pertama yang diturunkan dari tim tamu tidak banyak berubah dari pertandingan sebelumnya.

Sementara Persija Jakarta yang tengah dihantam bantai cedera telah siap dengan sejumlah pemain pengganti yang tak berbeda kualitasnya.

Benar saja, sejak kick off dimulai tim Macan Kemayoran menunjukkan dominasinya atas Super Elja. Lini  tengahy diisi Sandy Sute dan Rohit Chand begitu prima dalam mendikte permainan lawan.

Menit ke 14′ Persija mendapatkan peluang berbahaya melalui aksi Riko Simanjuntak, namun bola masih mampu diamankan Ega Rizky.

Super Elja sebenarnya sudah mencoba melakukan kontra strategi yakni bermain dengan tempo lambat. Namun, hal tersebut juga mampu diantisipasi dengan baik oleh para pemain Persija.

Di menit 25′, Ega Rizky harus rela memungut bola dari gawangnya terlebih dahulu setelah Persija sukses membangun serangan balik cepat.

Bruno Matos yang tak terkawal di lini tengah berhasil mengirim umpan matang kepada Marco Simic dan dikonversi menjadi gol. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Pada babak kedua, PSS Sleman tampil bak diberi semangat motivasi tinggi kala di ruang ganti. Yevhen dan kolega begitu tampil spartan dan beberapa kali mengancam pertahanan Persija yang digalang oleh Maman Abdurahman.

Dua menit babak kedua berjalan, Yevhen memperoleh peluang melalui tendangan keras dari luar kotak penalti, namun tendangannya masih mampu ditepis oleh Shahar.

Satu menit berselang, PSS mendapatkan peluang dua kali berturut-turut. Pertama melalui tendangan Kambuaya ke sisi kiri gawang Persija, lagi lagi masih dimentahkan oleh Shahar.

Pun begitu juga dengan sepakan Alfonso hasil tendangan pojok, sepakannya masih berada di atas mistar gawang. Anak asuh Seto Nurdiyantoro itu masih berusaha mengejar ketertinggalan dengan melakukan serangan ke arah pertahanan tuan rumah.

Panggung pertandingan di babak kedua itupun akhirnya benar-benar menjadi milik Shahar Ginanjar setelah umpan berlian yang di dapatkan Brian Ferreira di mulut gawang Persija, masih mampu ia mentahkan.

Di lain sisi, Persija juga mencoba merespon serangan-serangan PSS. Tanpa pengawalan berarti, lini tengah Persija begitu enjoy memainkan bola dan mengirimkan umpan ke sisi sayap.

Beberapa kali Riko Simanjuntak mengobrak abrik pertahanan Sleman yang membuat Asyraq Gufron dan rekan-rekannya jatuh bangun membendung serangan tersebut.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 untuk keunggulan tuan rumah tidak berubah. PSS Sleman Gagal memperpanjang rekor tak terkalahkan dan misi mencuri poin dari kandang Persija.

Dengan hasil tersebut tim kebanggaan masyarakat Sleman itu seharusnya was-was melihat posisinya di tabel klasemen yang kian merosot. Sebuah pelajaran berharga di kompetisi Liga 1 telah diberikan tim juara bertahan bagi PSS Sleman.

Komentar
Awaludin Al Arif

Masih menimba ilmu di UIN Sunan Kalijaga dan masih akan terus mencintai PSS. Bisa dihubungi via akun Twitter @al_arif14

Comments are closed.