Berita

PSS Telan Kekalahan dari Persita

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

PSS Sleman harus mengakui keunggulan Persita Tangerang di pekan ke-14 Liga 1. Sejak wasit meniup peluit awal laga Pendekar Cisadane langsung mengatur jalannya permainan. Persita juga bermain rapat apabila mereka kehilangan penguasaan bola.

Namun, pada menit ke-5, justru Arsyad Yusgiantoro yang lepas dari kawalan pemain bertahan Persita. Ia lalu melepas umpan silang berbahaya ke arah Irkham Mila. Sayang sekali, Dhika Bhayangkara, kiper Pendekar Cisadane, masih dapat menyelamatkan bola.

Fitra Ridwan menginisiasi serangan kedua. Mantan pemain Persija Jakarta itu mengirim umpan Tarik menuju Mila dan Juninho. Namun, koordinasi yang buruk membuat peluang terbuang sia-sia.

Persita balik menyerang akibat kesalahan Mario Maslac di daerah pertahanan sendiri, tetapi tendangan Kito Chandra hanya membuat si kulit bulat melambung. Hingga menit ke-26, Pendekar Cisadane sudah melakukan 3 kali ancaman melalui tendangan dari luar kotak penalti.

Super Elja sendiri lebih banyak melakukan kombinasi umpan di koridor sayap untuk menciptakan peluang. Sayangnya peluang emas juga jarang tercipta dan tak cukup apiknya penyelesaian akhir juga memperburuk situasi.

Setengah jam laga berjalan, Arsyad sempat berhasil melakukan intersep di lini pertahanan Persita. Akan tetapi, pemain asal Tulungagung itu gagal mengirimkan umpan kepada Mila yang sebenarnya sudah berdiri bebas.

Pada ujung paruh pertama, Arsyad kembali melakukan solo run ke jantung pertahanan lawan. Namun, ia juga gagal lagi melakukan kombinasi dengan rekan-rekanya. Hingga turun minum, taka da gol tercipta.

Awal paruh kedua menjadi mimpi buruk bagi Laskar Sembada. Baru tiga menit babak kedua berjalan, Kito yang lepas dari kawalan Maslac melepaskan tembakan. Bola mengenai Aaron Evans yang membuatnya berbelok dan mengecoh Miswar Saputra. Satu Kosong.

Setelah unggul, Pendekar Cisadane tetap mengendalikan laga, tetapi memilih menurunkan intensitas permainan. Kondisi itu membuat PSS semakin sulit berkembang. Kendati demikian, pelanggaran sering terjadi. Tercatat 12 di antaranya dilakukan Persita dan Super Elja melakukan 15 pelanggaran.

Laskar Sembada sesekali mencoba keluar dari tekanan. Maslac menyambut set piece Juninho di depan gawang, tetapi belum berbuah gol. Sementara itu, Persita merespon lewat sontekan Bae Sin-yeong, namun masih melambung juga.

Super Elja kembali berusaha mengejar dengan menginstruksikan Samsul Arifin untuk rajin melakukan overlap. Begitu pula Maslac yang sering naik untuk membantu serangan. Namun, tidak juga memberikan hasil sampai waktu normal berakhir.

Pada menit ke-92 lemparan ke dalam Evans berhasil ditanduk Maslac. Bola kemudian memantul ke arah Asyraq Gufron yang berada tepat di mulut gawang. Si kulit bulat ia tendang dengan keras, tetapi malah melambung dan tak berbuah gol.

Peluang itu menjadi yang terakhir bagi Laskar Sembada hingga peluit panjang ditiup. Hasil tersebut sekaligus menghentikan laju tidak terkalahkan PSS dalam empat laga sebelumnya.

Komentar

Comments are closed.