Berita

PSS U-18 Masih Butuh Berlatih Menyerang

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Skor 1-1 menjadi hasil akhir laga uji tanding antara PSS Sleman U-20 dengan PSS Sleman U-18 di Stadion UNY kemarin (11/5). Laga tersebut berjalan dengan format waktu yang tidak biasa, yakni 4 x 30 menit dengan para penggawa PSS U-18 bermain menggunakan rompi untuk membedakan dengan PSS U-20.

Bagi Pelatih PSS U-18, Lilik Winarno, uji tanding ini memnjadi tolok ukur terhadap hasil latihan anak asuhnya selama tiga minggu yang lalu. “Kita bagi dua tim tadi.Semua pemain alhamdulillah sudah menunjukkan progres seperti yang kita harapkan,” ungkapnya.

Fisik pemain menjadi salah satu yang dipantau oleh tim pelatih selama 30 menit bermain dalam setiap babak. Lilik pun cukup puas dengan kebugaran anak asuhnya karena mengalami peningkatan yang didapatkan dari latihan yang sudah dijalani.

Dari segi permainan PSS U-18, ia juga mengisyaratkan kepuasan, meskipun faktor puasa juga menurunkan intensitas permainan yang ditunjukkan oleh pemain. “Tetapi, dengan intensitas seperti ini saat puasa, jika kondisi mereka bugar ketika tidak puasa, intensitasnya bisa naik lagi,” terangnya.

Menghadapi tim kelompok umur dengan usia lebih tua tidak membuat pemain PSS U-18 gentar. Mereka menunjukkan ketenangan bermain, melakukan pressing tinggi, tetap dapat menguasai bola meski lawan bermain cepat dan pada akhirnya bisa menceploskan satu gol.

Lilik juga menjelaskan bahwa materi bertahan yang diajarkan saat latihan sudah terlihat hasilnya pada laga ini. Meski begitu, tetap ada yang dievaluasi terutama saat menyerang. Memang tim pelatih belum banyak menyentuh materi menyerang dan rencananya akan diberikan setelah ini.
“Untuk menyerangnya kita masih belum begitu menyentuh. Akan tetapi, tahap dari belakang sudah bagus. Selanjutnya kita akan perbaiki disaat attacking, finishing, set piece, dan bola bola dari sayap,” pungkas Lilik.

Komentar
Andhika Gilang

Dapat dihubungi secara personal melalui akun @AndhikaGila_ng

Comments are closed.