Berita

Putu Gede Haruskan PSS Belajar dari Kekalahan

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

PSS Sleman harus mengakui keunggulan Arema FC di pekan ke-19 Liga 1 2021/2022 yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta (13/1).

Meski di babak pertama Super Elja dapat mengimbangi permainan Singo Edan, perubahan taktikal Arema FC menjadi pembeda paling signifikan di antara keduanya. Putu Gede pun mengakui bahwa pertandingan kali ini dapat menjadi pembelajaran bagi PSS.

“Di babak pertama kita juga cukup bagus, tetapi di babak kedua dua gol terlalu mudah dibikin oleh Arema. Ini satu pengalaman. Situasi yang mereka harus belajar untuk ke depannya,” ungkap pelatih asal Denpasar tersebut.

Wander Luiz yang juga mengikuti konferensi pers angkat bicara soal situasi yang Super Elja hadapi di lapangan.

“Pertandingan yang bagus. Di babak pertama, kita bermain bagus. Kita punya beberapa peluang, tetapi gagal mencetak angka. Setelah mereka mencetak gol, situasi menjadi sulit. Kita mencoba menyerang, tetapi mereka bisa menutup ruang,” ujar mantan bomber Persib itu.

Menurutnya, ia dan rekan-rekan tidak bermain buruk. Hanya saja, ada beberapa kesalahan yang mereka lakukan dan berujung gol.

Sementara itu, Putu Gede juga mengomentari penampilan debut Wander Luiz yang gagal mencetak sebiji gol pun.

“Sebenarnya kualitas dari Wander Luiz bisa kita harapkan, tetapi memang tidak ada suplai bola ke dia. Di beberapa peluang dia cukup bagus. Saya pikir hanya masalah waktu untuk dia bikin gol,” ucap eks nahkoda Persekat Tegal tersebut.

Kemudian, saat salah satu wartawan mengindikasikan bahwa PSS hanya mengincar seri karena banyak memainkan bola di lini belakang, Putu Gede menjawab dengan tegas.

“Kita memang bermain seperti itu supaya mereka jauh dari pertahanan mereka. Kita mengincar ruang antarlini mereka,” jelasnya.

“Pertama, kita memang harus bersabar. Tetapi, sirkulasi bola memang agak sedikit pelan. Seandainya sirkulasi bolanya lebih cepat, lebih terbuka ruang (antarlini Arema, red.). Jadi bukan masalah kita ingin ambil seri,” tegas mantan kapten Arema Indonesia itu.

Kemudian, Wander Luiz juga menambahkan bahwa tim ini masih butuh waktu untuk beradaptasi. Namun, ia juga yakin bahwa PSS bisa jadi lebih baik di pertandingan selanjutnya.

“Ini pertandingan pertama bersama tim. Masih agak sulit untuk mengerti satu sama lain, tetapi kita punya beberapa momen bagus. Jadi, kita tetap harus berlatih. Saya yakin kita dapat menjadi lebih baik untuk ke depannya,” ungkap penyerang asal Brazil itu.

Putu Gede juga berharap serupa. Ia ingin kekalahan dari Arema FC bisa jadi momen kebangkitan skuat Super Elja.

“Ini jadi pengalaman. Dua gol sama situasinya. Waktunya juga sangat berdekatan. Setelah gol pertama, gestur pemain seperti hilang semua, seperti pertandingan selesai. Ini pengalaman yang luar biasa untuk perkembangan PSS ke depan,” pungkasnya.

Komentar

Comments are closed.