Berita

Sepi dalam Bursa Transfer, Seto Angkat Bicara

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Menjelang detik-detik terakhir di tutupnya bursa transfer pertengahan musim Liga 1 2019, Super Elja masih belum juga memenuhi kedalaman skuat. Pasalnya hingga saat ini baru tiga nama saja yang di datangkan, seperti Samuel Christianson, Saddam Emirudin dan Alex Sander.

Padahal tim kebanggan masyarakat Sleman ini kehilangan enam pemain dalam menatap putaran kedua. Menurut Seto Nurdiyantoro, salah satu faktor penyumbang seretnya PSS dalam bursa transfer pemain adalah kendala finansial.

“Ya memang mungkin situasinya hampir sama dengan Semen Padang, artinya kami dari awal kesulitan untuk melakukan perekrutan pemain. Ada berbagai macam kendala salah satunya dari finansial juga,” ungkapnya.

Menghadapi situasi pelik di dalam tubuh timnya, pelatih asal Kalasan ini berusaha menerima kenyataan yang ada. Ia tetap bersyukur dengan para pemain yang dimiliki saat ini, menurutnya para penggawa Super Elja juga melakukan tugasnya secara profesional.

“Ini mungkin salah satu jalan Tuhan buat saya. Dengan kondisi pemain yang kebanyakan dari Liga 2, syukur alhamdulillah, mereka mau bekerja. Itu yang penting buat saya,” tambahnya.

Meski demikian, tak dapat dipungkiri bahwa pelatih yang kerap kali membuat Sleman Fans berdecak kagum dengan sentuhan magisnya ini menginginkan PSS bisa berbuat banyak dalam bursa transfer. Ia mengisyaratkan pentingnya sosok pemain berpengalaman dalam skuat asuhannya.

“Jadi yang penting buat saya bukan pemain yang punya banyak pengalaman. Tetapi, kalau boleh memilih sebenarnya ingin pemain yang banyak pengalaman dan punya kemauan. Mungkin seperti Evan Dimas atau yang mantan-mantan Timnas,” terangnnya.

Perlu digarisbawahi bahwasanya menurut Seto kemauan untuk bekerja dalam tim dari seorang pemain yang dimilikinya adalah hal terpenting. Kemauan tersebut lebih utama dibanding pengalaman ataupun label bintang. Meski begitu, akan lebih baik tentunya juga pemain memiliki semua aspek tersebut.

“Jadi saya pikir tidak bisa memutuskan komposisi pemain saat ini sudah pas atau belum. Mungkin kalau pemain pilihan-pilihan saya yang berkualitas belum tentu juga sebagus ini. Ya, inilah harus saya syukuri oleh saya pribadi. Yang penting anak-anak punya motivasi dan kemauan lebih,” pungkasnya.

Komentar
Awaludin Al Arif

Masih menimba ilmu di UIN Sunan Kalijaga dan masih akan terus mencintai PSS. Bisa dihubungi via akun Twitter @al_arif14

Comments are closed.