Opini

September dan Oktober yang Menyenangkan

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Sleman Fans pada bulan September dan Oktober pasti merasakan kebahagiaan yang tak terbendung. Meskipun pada awalnya, skuat yang ada dianggap tidak akan mampu menandingi skuat mahal kontestan lainnya. Namun seiring berjalannya kompetisi, tim ini mulai menemukan pola permainan yang menjadi kunci kesuksesan Super Elja hingga saat ini.

Di bawah kendali Seto Nurdiyantoro, pemain yang notabennya tak memiliki nama besar pun disulap hingga sedemikian rupa hingga tak menjadikan sebuah problema kala melawan tim besar sekali pun. Justru Super Elja kerap memberikan kejutan-kejutan saat menghadapi tim besar.

Kejutan itu terus berlanjut sejak paruh kedua berlangsung. Tentu saja dengan narasi pembuka, sebagai kontestan pendatang atau tim promosi, PSS mampu menduduki peringkat ke-5 hingga pekan ke-25. Mari kita ulas, mengapa pada bulan tersebut Sleman Fans sangat merasakan mood yang bagus.

September
Awal putaran kedua bergulir, PSS harus melawat ke Padang guna menghadapi Semen Padang. Di laga tersebut super elja berhasil memenangkan pertandingan dengan skor tipis 0-1. Sebiji gol diciptakan oleh Sidik Saimima lewat serangan balik cepat. PSS cukup beruntung, karena setelah laga tersebut, Semen Padang mampu tampil mengesankan.

Kemudian, PSS kembali bermain di kandang, berhadapan dengan tamunya Persipura Jayapura. Meskipun tak mampu meraih poin penuh, Seto cukup puas dengan raihan hasil tersebut.

Selang beberapa hari kemudian, PSS bertolak ke Malang. Dalam laga tersebut, Arema FC memberikan mimpi buruk pada tim ini. Tekanan dari suporter tuan rumah dan kondisi tim yang sedikit pincang menjadi faktor kekalahan 4-0 atas tuan rumah.

Setelah kekalahan cukup telak dari Arema, PSS kembali berlaga dengan menghadapi tim bertabur bintang Madura United. Lagi-lagi, Yevhen dan kolega kembali gagal memetik poin penuh meski bermain di kandang.

Meski hanya mampu meraup 5 poin dari 4 laga pada bulan september, kiprah super elja dianggap cukup bagus. Toh, lawan yang dihadapi adalah tim kuat.

Oktober
Masuk di bulan Oktober, tren positif terus berlanjut. Di awal bulan, PSS bertandang ke kandang Bhayangkara FC. Dengan kondisi tim tuan rumah yang sedikit kurang stabil, dua gol Yevhen memngantarkan poin penuh. Skor 0-2 di laga tersebut membuat Super Elja kembali mampu meraih poin penuh setelah 3 pertandingan tanpa kemenangan.

Setelah itu, Kalteng Putra kembali menantang laskar sembada di Stadion Maguwoharjo. Diterpa badai penunggakan gaji, Kalteng sebenarnya mampu tampil cukup apik meredam serangan super elja. Namun, heading Yevhen di awal laga tak mampu dibalas oleh tim tamu. Skor 1-0 bertahan hingga laga usai.

Laga ke-3 di bulan Oktober, laskar sembada kembali bermain di kandang. Kali ini tamunya adalah Persija Jakarta. Namun, di laga ini PSS gagal melesahkan sebiji sepakan on target sekali pun. Beruntungnya, lini belakang PSS tampil cukup solid, Hasilnya, skor imbang 0-0 menutup laga tersebut.

Pertandingan pamungkas di bulan Oktober, PSS melawat ke kandang Persebaya Surabaya. Seto cukup jeli memanfaatkan kondisi tim tuan rumah yang sedang mengalami keterpurukan. Hasilnya benar saja, skor 2-3 membuat PSS kembali membawa pulang poin penuh.

Secara keseluruhan, sejak putaran kedua bergulir, PSS hanya sekali menelan kekalahan, 3 kali seri, dan sisanya mendulang kemenangan. Dengan mendatangkan beberapa penggawa baru, disinyalir membawa dampak positif tersendiri terhadap penampilan PSS sejauh ini. Meski belum bisa dibilang konsisten, setidaknya PSS mampu tampil lebih apik ketimbang pada putaran pertama lalu. Semoga bulan november ini juga menyenangkan.

Komentar
Bagus Ananditya

Penikmat ketela bakar ketika waktu Maghrib tiba. Bisa ditemui di akun @BagusAnanditya

Comments are closed.