Berita

Seto Nurdiyantoro Apresiasi Anak Asuhnya

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Sang surya tampak menyoroti Stadion Maguwoharjo dalam laga kandang antara PSS Sleman menjamu tim tamu Bhayangkara FC(21/6). Laga kali ini berakhir dengan seri setelah tendangan Yevhen Boskhavili berhasil membobol gawang Bhayangkara FC.

“Buat jalannya pertandigan pada babak 1 gelandang tidak begitu jalan, jaraknya terlalu jauh dan posisi lawan masih terlalu longgar.Ini yang membedakan kualitas dan pengalaman dari pemain, itu analisis saya,” terang Seto Nurdiyantoro ketika ditanya mengenai jalannya pertandingan kali ini.

Ditambahkan oleh mantan pemain timnas itu bahwa pada babak 2 dengan pergantian antara Sidik Saimima dan Dave Mustaine harapannya ada perubahan, tetapi nyatanya tidak berkembang seperti biasanya. Ditekankan oleh Seto, ada beberapa pemain yang sedang dalam kondisi yang tidak top performa seperti Bagus Nirwanto, Dave, Saimima, dan beberapa yang lain menjadi persoalan pada laga kali ini.

Seto juga menyampaikan bahwa sebenarnya kesempatan untuk menang itu ada jika para penggawa Super Elja bisa bermain seperti di laga melawan Persipura. Meski begitu, intinya bagi pria berusia 45 tahun tersebut memetik pelajaran dari pertandingan ini dan mengapresiasi para pemain dengan kondisi yang tidak fit mereka mau berjuang dan bekerja keras untuk memenangkan pertandingan.

“Kita lihat bhayangkara bermain sangat nyaman. Ini menjadi pelajaran bagi kami bagaimana kedepannya kita akan bermain,” pungkas pria kelahiran Kalasan itu.

Komentar

Comments are closed.