Berita

Seto Tuntaskan Kursus, PSS Sleman Belajar Serangan Balik

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Nerius Alom tak terlihat saat PSS Sleman sesi latihan sore kemarin (14/4). Pelatih kepala PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro, membenarkan hal itu dan membeberkan alasannya. “Alom izin karena anaknya sakit. Dia harus menemani anaknya,” ungkap pelatih asal Kalasan tersebut.

Pada sesi terebut, serangan balik menjadi materi yang diberikan oleh tim pelatih. Seto mengaku bahwa ini merupakan hal baru bagi timnya. Meski memiliki pemain-pemain yang mempunyai kecepatan cukup baik, nyatanya PSS Sleman belum terbiasa berlatih serangan balik.

“Kita coba belajar counter attack. Hanya saja ini baru pertama kali. Kita terbiasa bermain ball possesion,” ujar Seto.

Pendekatan permainan dengan mengedepankan penguasaan bola memang menjadi filosofi Seto selama ini. Oleh karena itu, serangan balik menjadi materi yang jarang diberikan. Ia juga mengakui bahwa anak asuhnya perlu berlatih lagi. “Kalau untuk counter attack kita perlu latihan lagi,” ungkapnya.

Sesi tersebut juga merupakan ujian praktik bagi Seto Nurdiyantoro yang mengambil kurus kepelatihan AFC Pro. Latihan pada sore itu juga dipantau langsung oleh instruktur dari AFC. Meski begitu, Seto menuturkan bahwa materi yang dipilih sesuai dengan program latihan yang sudah ia rencanakan untuk PSS Sleman.

Ujian praktik tersebut juga menjadi agenda pamungkas untuk kursus AFC Pro yang dijalaninya. “Sudah selesai. Ini yang terakhir. Kemarin selama seminggu juga ada tiga kali ujian. Ujian presentasi dua kali dan ujian teori sekali. Dan terakhir ini ujian praktik,” jelasnya.

Komentar
Andhika Gilang

Dapat dihubungi secara personal melalui akun @AndhikaGila_ng

Comments are closed.