Berita

Target Lima Besar Musim Ini dan Juara pada 2023

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Pekan lalu, tepatnya Kamis (13/8), PT Putra Sleman Sembada (PT PSS) menggelar pertemuan pertama kali dengan awak media. Sebelumnya, perkembangan klub cukup lambat karena dihantam pandemic.

PT PSS yang belum lama ini berpindah tangan dari Muncul Group ke tangan PT Palladiun Putra Cemerlang sebagai investor baru, memperkenalkan jajaran direksi anyar mereka dalam acara tersebut.

Seperti yang sudah diketahui, jabatan direktur utama dipegang oleh Marco Gracia Paulo. Kemudian, nama baru, Andi Wardana, akan mengisi posisi direktur keuangan.

Sementara itu, dua pos lain masih diisi oleh sosok yang tak asing. Jabatan direktur operasional tetap diemban oleh Hempri Suyatna dan direktur komersial dijabat oleh Yoni Arseto.

Dalam pertemuan itu, dirilis juga target untuk musim ini. Cukup mencengangkan, pasalnya Marco menyebutkan bahwa posisi lima besar menjadi patokan prestasi PS Sleman untuk musim kompetisi 2020/2021.

“Kami ingin hasil yang lebih dari tahun lalu. Target tahun ini adalah tembus lima besar. Tentunya target ini sudah kami perhitungkan benar sebelum Liga 1 2020 dimulai lagi,” ujarnya.

Menurut mantan CEO Badak Lampung itu, target tersebut bisa dicapai karena semua tim akan berada dalam kondisi yang serupa ketika liga dimulai kembali. Alasannya, progres dari seluruh peserta kompetisi mandek akibat terdampak pandemi.

Selain itu, ambisi itu juga menjadi cerminan keseriusan direksi PT PSS yang baru. Target lima besar untuk musim ini tersebut merupakan langkah awal dari sebuah sasaran jangka panjang, yakni menjadi juara Liga 1 dalam tiga tahun ke depan.

“Untuk 2023 kami targetnya juara Liga 1. Namun kalau bisa lebih cepat kenapa tidak. Kami harus komitmen dan konsisten terhadap target ini,” tambah Marco.

Terkait dengan musim ini, manajer tim PSS, Danilo Fernando, juga angkat bicara. Walaupun saat ini Super Elja masih berada di papan bawah, tetapi laga yang dijalani baru tiga kali. Oleh karena itu, masih ada banyak pertandingan yang bisa dimaksimalkan untuk menggapai posisi lima besar.

Tim senior PSS sendiri dijadwalkan berkumpul di Sleman maksimal pada tanggal 21 Agustus dengan mengikuti protokol kesehatan yang telah disiapkan. Simultan dengan itu, manajemen akan menggelar persiapan, termasuk didalamnya renegosiasi kontrak pelatih dan pemain.

Kebijakan tersebut dilakukan karena rencana anggaran yang berubah total dari rancangan awal. Berubahnya besar pemasukan, termasuk juga mempertimbangkan skema keuangan dari operator liga, membuat manajemen PSS harus melakukan kalkulasi ulang.

Landasannya adalah keputusan PSSI yang membolehkan klub melakukan negosiasi ulang tentang gaji hingga sebesar 50 persen dari nilai semula. Namun, tentu saja manajemen ingin proses tersebut dilakukan secara baik-baik oleh kedua belah pihak sehingga tak muncul kesalahpahaman.

Targetnya, sebelum latihan kembali digelar, seluruh urusan kontrak sudah tuntas. Sementara itu, latihan perdana tim senior PSS akan dilakukan pada 24 Agustus secara tertutup dengan protokol kesehatan ketat.

Komentar
Andhika Gilang

Dapat dihubungi secara personal melalui akun @AndhikaGila_ng

Comments are closed.