Berita

Tiga Poin Atas PSIS

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

PSS Sleman berhasil mengawali bulan Desember dengan catatan apik. Laskar Sembada mampu mengandaskan perlawanan PSIS Semarang dengan skor 2-1.

Belum genap sepuluh menit wasit meniupkan tanda mulainya pertandingan. Laskar Mahesa Jenar mampu unggul melalui tendangan bebas Septian David. Mantan pemain Timnas U-19 itu berhasil melepaskan tendangan akurat yang dapat menaklukkan Miswar Saputra. Satu Kosong.

Tertinggal satu gol, Laskar Sembada mencoba untuk bermain lebih berani. Pada menit ke-12, Arsyad yang memiliki kecepatan mampu melepaskan diri dari pemain belakang PSIS. Meski sudah berada di kotak penalti, tendangan pemain asal Tulungagung itu masih menerpa jaring luar gawang.

Super Elja terus menggempur pertahanan musuh. Seperempat jam laga berjalan terjadi kepanikan bagi pemain lawan. Kartika Vedhayanto yang menguasai bola di sisi kanan pertahanan timnya berniat memberi umpan ke Jandia Eka Putra.

Nahas, umpan Vedhayanto terlalu pelan. Meski sang kiper sudah mampu menyapu bola itu, Juninho telah berada tepat didepan Jandia. Si kulit bulat pun memantul kembali ke gawang Laskar Mahesa Jenar. Satu sama.

Mampu menyamakan kedudukan, PSS tak cepat puas. Pada menit ke-21, giliran Jepri Kurniawan yang mengancam. Ia mengelabuhi bek lawan kemudian melepaskan tendangan. Sayangnya, sepakan mantan pemain Borneo FC itu masih melebar jauh.

Memasuki menit ke-30, Super Elja kembali mendapat peluang. Kali ini Mario Maslac unggul dari Wallace Costa dalam melakukan duel memperebutkan bola kiriman Juninho. Akan tetapi, tandukan bek asal Serbia itu masih tinggi di atas mistar Jandia.

Lima belas menit terakhir di babak pertama, dua pemain PSS yakni Juninho dan Jepri mendapat kartu kuning dari wasit. Hukuman itu terjadi akibat gerakan tambahan yang dilakukan Jepri kepada Vedhayanto. Sementara Juninho melanggar Septian David.

Sebelum waktu normal paruh pertama usai, Arsyad Yusgiantoro mendapat peluang. Sayangnya, umpan pemain nomor 11 itu kepada Jepri di sisi kanan penyerangan PSS tidak sempurna.

Super Elja membukukan jumlah percobaan tembakan lebih banyak dari PSIS dalam 45 menit awal, yakni sebanyak 5 kali. Sementara itu, Laskar Mahesa Jenar mampu unggul dalam penguasaan bola dengan 60%.

Skuat asuhan Dejan Antonic memulai babak kedua dengan cukup agresif. Menit ke- 58, kerja sama bola pendek penggawa Laskar Sembada membuahkan peluang.

Nemanja Kojic yang mendapat ruang kosong mencoba menembak bola dari luar kotak penalti. Akan tetapi, bola sepakan pemain jangkung itu jauh tinggi di atas mistar gawang PSIS.

Super Elja benar-benar memanfaatkan kelemahan flank kiri Laskar Mahesa Jenar akibat absennya Pratama Arhan. Pada menit ke-65, Jepri yang mencoba berlari dihadang oleh bek lawan. Pelanggaran pun diberikan oleh wasit.

Juninho yang menjadi eksekutor mengirim bola ke kotak penalti. Aaron Evans kemudian mampu menanduk si kulit bulat. Sempat mengenai sisi kanan dan kiri tiang gawang lawan, pemain asal Australia itu berhasil menuntaskan bola muntah dengan sempurna. Satu dua.

Setelah gol tersebut, pelatih PSIS, Imran Nahumaury memasukan Bahril Fahreza untuk menggantikan Andreas Ado. Sementara itu, Dejan memutuskan untuk mengisitirahatkan Jepri yang lalu digantikan oleh Ocvian Chanigio.

Pada pertengahan babak kedua, Arsyad melakukan solo run dengan melewati satu pemain lawan, lalu bola ia berikan ke Ocvian. Namun, pemain kelahiran Temanggung tersebut kalah cepat dengan Finky Pasamba dalam menyambut bola.

Menjelang akhir laga, Wallace Costa berusaha menyamakan kedudukan. Untungnyam sontekan pemain asing berusia 35 tahun itu masih melebar.

Pertandingan berakhir dengan kemenangan Bagus Nirwanto dan kolega. Hasil tersebut sekaligus mengangkat posisi PSS di klasmen sementara. Untuk saat ini, Super Elja kembali berhasil merangsek ke posisi 10 besar.

Komentar

Comments are closed.