Opini

Wander Luiz Mencari Sentuhannya di Sleman

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

PSS Sleman saat ini tengah gencar membenahi tubuh timnya untuk melanjutkan sisa pertandingan di Liga 1. Manajemen pun bergerak cepat dalam berburu pemain baru. Nama Wander Luiz yang santer dikaitkan dengan Super Elja, akhirnya benar-benar mengenakan lambang candi di dada.

Melalui media ofisial klub, Wander Luiz diumumkan untuk melengkapi pos lini serang PSS. Kehadirannya sebagai ujung tombak sudah pasti dinanti publik Sleman. Telah lama para suporter menantikan mesin pencetak gol baru selepas era Yevhen Bokhasvili.

Laskar Sembada memang sempat memiliki Nemanja Kojic, tetapi ia tak mampu menunjukkan performa yang garang. Suara sumbang kerap datang kepadanya, sama seperti kritikan yang sering dilemparkan Bobotoh kepada Wander Luiz ketika masih berseragam Persib Bandung.

Akan tetapi, catatan gol yang dimiliki penyerang 29 tahun itu jelas lebih baik dibandingkan Kojic. Wander Luiz telah memberikan delapan gol dan tiga asis dalam Liga 1 dan Piala Menpora musim ini. Sementara itu, pada tahun 2020, ia mencetak empat gol dan sebiji asis dalam tiga laga.

Meski begitu, manajemen Persib melihat ada penurunan performa darinya. Kegagalan pemain kelahiran 17 Februari 1992 itu dalam membuat gol dalam tujuh pekan awal Liga 1 musim ini, lalu tak mencetak angka juga dalam empat laga terakhir menjadi alasannya.

Melihat catatan lebih ke belakang, Wander Luiz telah kenyang melahap kompetisi di Asia Tenggara. Sejak musim 2017 hingga 2020, ia berkompetisi di Liga Vietnam. Bersama Binh Dhuong FC, pemain bertinggi 1,9 meter tersebut tampil cukup apik dengan mencetak 16 gol dan membantu timnya berlaga di AFC Cup.

Pergi ke Sleman adalah caranya menemukan sentuhan ciamik itu lagi setelah terdepak dari skuat Robert Rene Albert. Di bawah asuhan I Putu Gede, Wander Luiz akan ditopang rekan sesama Braziliano, yakni Juninho. Gelontoran gol dari kerja sama duet tersebut jelas sangat diharapkan oleh publik Stadion Maguwoharjo.

Komentar

Masih menimba ilmu di UIN Sunan Kalijaga dan masih akan terus mencintai PSS. Bisa dihubungi via akun Twitter @al_arif14

Comments are closed.