Berita

Waspadai Corona, Tim PS Sleman Diliburkan

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Tim PS Sleman melakukan langkah proaktif dalam melakukan deteksi dini wabah virus Covid-19 atau yang dikenal dengan Corona. Langkah ini diambil setelah Liga 1 2020 ditunda akibat pandemi virus Corona yang positif masuk ke Indonesia.

Keputusan melakukan pemindaian merupakan tindakan preventif sebagai bentuk pencegahan terhadap virus Corona yang makin meluas di Indonesia. Hal itu disampaikan oleh Ardita Nuzulkarnaen Azmi selaku media officer PSS.

“Sore tadi (19/3/20) seluruh anggota tim dan official PS Sleman mengikuti screeening deteksi dini (sample darah, foto thorax, vaksin flu dan injeksi vitamin) perihal infeksi virus corona di rumah sakit Siloam Jogja,” ujarnya melalui pesan singkat.

Sementara itu, kegiatan tim PSS dihentikan sementara sampai akhir bulan Maret. Tenggat waktu tersebut bisa saja berubah karena Super Elja juga menunggu instruksi lebih lanjut dari PSSI sebagai federasi yang membawahi persepakbolaan nasional.

“Mempertimbangkan kondisi terkini serta mementingkan aspek kesehatan pemain serta official, maka tim pelatih akan meliburkan tim mulai tanggal 20 hingga 30 Maret 2020 atau sampai ada instruksi resmi berikutnya dari PSSI,” ujar Danilo Fernando sebagai manajer tim melalui akun resmi Laskar Sembada.

Tak hanya di level senior, Elite Pro Academy (EPA) PSS juga diliburkan sementara. Keputusan tersebut malah terlebih dahulu dilaksanakan. Sejak tanggal 16 Maret, kegiatan pembinaan usia muda Laskar Sembada tersebut sudah dihentikan.

“Dalam rangka merespon perkembangan terkini penyebaran virus corona di wilayah DIY dan upaya untuk menjaga diri dan keluarga dari resiko terpapar virus Corona, maka dengan ini diputuskan bahwa semua kegiatan latihan EPA PS Sleman 2020 untuk sementara dihentikan mulai tgl 16- 28 Maret 2020 atau sampai ada pengumuman baru,” ungkap Guntur Cahyo Utomo, Direktur EPA PSS.

Sebelumnya beberapa negara di Eropa dan Asia telah lebih dulu menghentikan kompetisi akibat virus yang berasal dari Wuhan tersebut. Beberapa pemain maupun pelatih di liga top Eropa seperti Blaise Matuidi dan Mikel Arteta bahkan dinyatakan positif terjangkit virus Corona.

Komentar
Awaludin Al Arif

Masih menimba ilmu di UIN Sunan Kalijaga dan masih akan terus mencintai PSS. Bisa dihubungi via akun Twitter @al_arif14

Comments are closed.